Sumbarkita – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat dua kecelakaan di perlintasan sebidang di Padang sepanjang Januari hingga Maret 2026. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat, M. Reza Shahab, mengatakan kecelakaan itu terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Alai pada Februari dan di Tabing pada awal Maret.
“Sejauh ini selama tahun 2026 hingga Maret ini sudah terjadi dua kali kejadian, bulan Februari di Alai dan bulan Maret di Tabing di perlintasan sebidang yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia,” ujar Reza saat ditemui di Stasiun Tarandam, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena kecelakaan di perlintasan sebidang masih berpotensi menimbulkan korban jiwa jika masyarakat tidak berhati-hati saat melintas.
Ia pun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melewati perlintasan kereta api, terutama di wilayah yang dilalui jalur rel.
“Kami kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang melintasi perlintasan sebidang untuk tetap berhati-hati dan waspada,” katanya.
Reza juga menekankan pentingnya kehati-hatian bagi masyarakat yang melintasi jalur kereta api di kawasan Stasiun Tarandam.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang melintasi jalur di Stasiun Tarandam agar tetap berhati-hati dan waspada saat melintasi perlintasan sebidang,” ujarnya.















