SUMBARKITA.ID — Pernyataan Bupati Kediri, Jawa Timur, Hanindhito Himawan Pramana yang menyebut kualitas Semen Padang paling bawah viral di media sosial. Dalam video itu, terlihat Hanindhito menyebutkan kualitas Semen Padang paling bawah dan kemudian membuang karung Semen Padang saat sidak ke sebuah proyek.
“Semen Padang ini kualitasnya paling bawah lo ini,” kata Hanindhito sambil menunjuk sak semen yang sudah habis, dikutip dari potongan video yang beredar, Minggu (23/10/2022).
Pernyataan bupati muda itu mendapatkan reaksi keras dari tokoh masyarakat Sumbar dan perusahaan Semen Padang.
Anggota DPR RI Komisi VI Bidang BUMN Andre Rosiade merasa geram.
“Kualitas Semen Padang nomor satu di Indonesia. Bahkan diakui di dunia. Jadi, Bupati Kediri jangan asal bunyi,” kata Andre Rosiade kepada wartawan.
Ia mengatakan, pabrik Semen Padang dibangun sejak 1910, dan produksinya sudah diekspor ke Jerman, Amerika Serikat, dan Maladewa. Saat ini secara rutin diekspor ke Australia dan negara-negara di Asia Selatan. Bahkan, hampir semua semen ekspor pada Semen Indonesia Group berasal dari Semen Padang.
“Kalau masih tidak percaya dengan kualitas Semen Padang, silakan datang ke PT Semen Gresik yang satu grup dengan Semen Padang di Semen Indonesia Group. Lokasinya kan tak begitu jauh dari Kabupaten Kediri. Di situ pak Bupati akan tahu bagaimana hebatnya kualitas Semen Padang,” kata Andre.
Andre Rosiade meminta Bupati yang baru berusia 30 tahun itu agar menggunakan narasi-narasi yang benar.
“Tolong gunakan narasi yang benar. Kalau tidak tahu jangan asbun. Tidak jauh dari kabupaten yang anda pimpin ada Semen Gresik, silahkan ditanya,” jelas Andre.
Sementara itu Komisaris PT Semen Padang, Khairul Jasmi mengaku pihaknya telah menerima permintaan maaf dari Bupati Kediri, Hanindhito. Khairul Jasmi menyebut Hanindhito meminta maaf atas video berdurasi pendek yang beredar luas di platform tiktok, Selasa (18/10/2022). Video sidak itu, kata Dhito beredar potongannya tanpa bisa dikendalikan, karena banyak pihak yang merekam.
“Beliau minta maaf menyebut kualitas Semen Padang paling bawah. Beliau tahu Semen Padang sama sekali tidak begitu. Kurang tepat atau salah beliau mohon maaf sebesar-besarnya pada Semen Padang karena video yang menjatuhkan Semen Padang. Sebagai manusia beliau tak mau menjatuhkan siapa pun,” kata Khairul Jasmi. ***















