Jumat, 9 Oktober 2026
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
Home Zona Sumbar Kabupaten Padang Pariaman

Sawah Terdampak Bencana di Padang Pariaman Kembali Subur, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi

Oleh : Redaksi
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:26 WIB
in Kabupaten Padang Pariaman
Sawah yang tertutup material sedimentasi akibat rentetan bencana pada akhir 2025 di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini kembali hijau dan subur.

Sawah yang tertutup material sedimentasi akibat rentetan bencana pada akhir 2025 di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini kembali hijau dan subur.


Sumbarkita – Sawah yang tertutup material sedimentasi akibat rentetan bencana pada akhir 2025 di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini kembali hijau dan subur.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, Irawati Febriani, mengatakan, sawah tersebut ditanam serentak pada 13 Mei 2026 dan kini telah berusia sekitar tiga bulan lebih.

“Jika tidak ada kendala, tanaman padi diperkirakan dipanen sekitar satu minggu lagi,” ujarnya saat meninjau langsung areal persawahan tersebut pada Kamis siang (27/8/2026).

Ia mengatakan, pulihnya lahan pertanian di Tanah Taban menjadi salah satu bukti bahwa lahan yang terdampak bencana masih dapat kembali dimanfaatkan melalui penanganan yang tepat dan kolaboratif.

BACAJUGA

Usai Tampil di Belgia, Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Kini Dipromosikan di Belanda

Bupati Padang Pariaman Minta 73 Wali Nagari Baru Pastikan Anggaran Berdampak bagi Masyarakat

“Pemulihan lahan ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Setelah lahan dipulihkan, kemudian dilakukan penanaman secara serentak,” ujar Irawati.

Ia mengatakan, pemulihan lahan tidak hanya menyasar kondisi fisik, tetapi juga diarahkan untuk memastikan kebutuhan dasar pertanian, terutama ketersediaan air.

Ia melanjutkan, sebelum bencana, petani di kawasan tersebut masih mengandalkan sumur karena belum memiliki jaringan irigasi teknis. Namun, bencana menyebabkan sumur tertimbun sedimentasi sehingga sumber air yang selama ini digunakan petani ikut terdampak.

“Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah memberikan bantuan irigasi perpompaan dan membangun jaringan irigasi tersier. Kita berharap ketersediaan air dapat lebih terjamin sehingga lahan tetap produktif dan petani dapat terus melakukan kegiatan budi daya,” jelasnya.

Irawati merinci luas sawah terdampak bencana di Padang Pariaman mencapai 1.263 hektare. Dari jumlah tersebut, 446 hektare mengalami kerusakan ringan, 238 hektare rusak sedang, 450 hektare rusak berat, sedangkan 100 hektare lainnya dinyatakan hilang.

Ia menyebut, lahan dengan kerusakan ringan, pemulihan dilakukan melalui Program Optimalisasi Lahan atau OPLAH. Sementara itu, dari 238 hektare lahan yang mengalami kerusakan sedang, sebanyak 198 hektare telah selesai direhabilitasi. Kemudian untuk 100 hektare lahan yang dinyatakan hilang masih dalam proses pengusulan untuk mendapatkan dukungan penanganan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Irawati menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong percepatan pemulihan lahan terdampak bencana. Penanganan tidak hanya menyasar rehabilitasi lahan, tetapi juga mencakup perbaikan irigasi dan dukungan sarana produksi pertanian.

“Target kita bukan hanya membuat lahan kembali bisa ditanami, tetapi memastikan lahan tersebut dapat kembali produktif dan memberikan manfaat bagi petani secara berkelanjutan,” tuturnya.

Salah seorang petani, Yusmanidar, mengaku bersyukur karena sawah yang sempat tertutup material sedimentasi kini kembali menghasilkan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi angin segar bagi petani setelah sempat kehilangan kesempatan menggarap lahan akibat bencana.

Meski demikian, ia mengaku masih menghadapi tantangan berupa ketersediaan air yang belum sepenuhnya stabil karena masih bergantung pada curah hujan dan penggunaan pompa.

“Kami berharap pembangunan jaringan irigasi yang sedang dilakukan pemerintah diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi petani,” tuturnya.


TOPIK Bencana Padang PariamanIrawati FebrianiirigasiLahan PertanianLubuk ALungPadang PariamanpadiPanen Padipasia lawehpertanian padang pariamanPetaniSawahsawah terdampak bencanaSedimentasiTanah Taban

Baca Juga

Usai Tampil di Belgia, Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Kini Dipromosikan di Belanda

Usai Tampil di Belgia, Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Kini Dipromosikan di Belanda

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:00 WIB
Bupati Padang Pariaman Minta 73 Wali Nagari Baru Pastikan Anggaran Berdampak bagi Masyarakat

Bupati Padang Pariaman Minta 73 Wali Nagari Baru Pastikan Anggaran Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:00 WIB
Kontingen Padang Pariaman Kumpulkan 54 Medali pada Hari Keempat Porprov Sumbar 2026

Kontingen Padang Pariaman Kumpulkan 54 Medali pada Hari Keempat Porprov Sumbar 2026

Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:24 WIB
Sulaman Kapalo Samek Padang Pariaman Juara I KriyaNusa 2026, Buka Peluang Pasar Internasional

Sulaman Kapalo Samek Padang Pariaman Juara I KriyaNusa 2026, Buka Peluang Pasar Internasional

Senin, 05 Oktober 2026 | 22:00 WIB
Padang Pariaman Koleksi 8 Medali Porprov XVI Sumbar, Panahan Sumbang Emas Perdana

Padang Pariaman Koleksi 8 Medali Porprov XVI Sumbar, Panahan Sumbang Emas Perdana

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:30 WIB
Pemkab Padang Pariaman Bahas Kompensasi Lahan Kehati hingga Jalur Dua Lubuk Alung–Sicincin ke Pusat

Pemkab Padang Pariaman Bahas Kompensasi Lahan Kehati hingga Jalur Dua Lubuk Alung–Sicincin ke Pusat

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:40 WIB
Next Post
Kecelakaan Motor dan Mobil di Padang, 3 Orang Terkapar di Jalan

Kecelakaan Motor dan Mobil di Padang, 3 Orang Terkapar di Jalan

#TERPOPULER

  • Remaja 14 Tahun di Bukittinggi Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga

    Mayat Ditemukan di Ngarai Sianok Bukittinggi, Ternyata Remaja yang Hilang Sejak September

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswi SMKN 1 Padang Panjang Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Motor Kecelakaan di Sijunjung, Korban 4 Orang, 1 Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Videonya Isap Sabu-Sabu Beredar, Janda Beranak Lima di Pesisir Selatan Dibawa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Dikeroyok Tiga Orang di SPBU di Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Sudah 27.250 Orang di Riau Terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut

Sudah 27.250 Orang di Riau Terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:00 WIB
Usai Tampil di Belgia, Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Kini Dipromosikan di Belanda

Usai Tampil di Belgia, Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Kini Dipromosikan di Belanda

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:00 WIB
Siswi SD di Padang Meninggal Diduga Akibat Perundungan, Pihak Sekolah Sebut Guru Trauma hingga Takut Mengajar

Kota Padang Dikepung Kabut Asap Kiriman Sumsel-Jambi, Sekolah Terapkan PJJ 9–10 Oktober

Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:00 WIB
Tinjau Pembangunan Sekolah Pascabanjir, Wali Kota Padang Minta Fasilitas dan Antisipasi Banjir Diperkuat

Tinjau Pembangunan Sekolah Pascabanjir, Wali Kota Padang Minta Fasilitas dan Antisipasi Banjir Diperkuat

Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:29 WIB
Sungai Kampar Tercemar, Walhi Soroti Dugaan Tambang Emas Ilegal di Lima Puluh Kota

Setelah 4 Penambang Emas Ilegal Solok Selatan Tewas Tertimbun, Ekskavator Disebut Masih di Lokasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:48 WIB
Icon SK White 2__

Informasi

  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis

Alamat

Jl. Jihad Raya No.60, Kubu Dalam Parak Karakah, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat
Phone (0751) 4773713
email:
redaksi@sumbarkita.id

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Icon SK White 2__

Follow Us

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Zona Sumbar
    • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Limapuluh Kota
    • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
    • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padang
    • Kota Padang Panjang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Solok
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Dharmasraya
  • DPRD Padang
  • DPRD Pasaman Barat
  • DPRD Sumatra Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Info Loker
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • PDAM Payakumbuh
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pilkada
  • PLN
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Sumbar Flashback
  • Tekno
  • Zona Riau
  • Zona Viral

© Copyright 2025Sumbarkita.id