Sumbarkita – Politeknik ’Aisyiyah Sumatera Barat terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi dengan menghadirkan program studi (prodi) yang unik, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Salah satu yang menjadi primadona adalah Program Studi Bisnis Jasa Makanan, yang diklaim sebagai satu-satunya di Sumatera Barat.
Direktur Politeknik ’Aisyiyah Sumatera Barat, Ns. Jeki Refialdinata menjelaskan, prodi ini mengadopsi konsep dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Berbeda dengan jurusan tata boga konvensional, kurikulum program studi tersebut dirancang lebih komprehensif guna menjawab tantangan era digital.
“Fokusnya tidak hanya pada pengolahan makanan, tetapi juga pada aspek bisnis, manajemen, hingga e-commerce. Lulusan diharapkan mampu menjadi pelaku usaha di bidang kuliner sekaligus memahami standar kualitas dan manajemen usaha,” sebutnya usai diwawancarai pada Rabu (6/5/2026).
Lulusan Langsung Terserap Industri
Sejak resmi berdiri pada tahun 2020, program studi ini telah berhasil melahirkan dua angkatan lulusan dengan total enam orang.
Jeki mengungkapkan rasa syukurnya, karena para alumni tersebut telah terserap dengan baik di berbagai sektor dunia kerja.
Para lulusan saat ini banyak mengisi posisi strategis, mulai dari pengawas makanan hingga berkarier di bidang usaha kuliner dan manajemen acara (event management).














