Sumbarkita – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan kembali menggelar tradisi Sarantau Sasurambi Balimau untuk tahun kelima.
Kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat itu dilaksanakan di objek wisata unggulan Hot Water Boom Sapan Maluluang, Sabtu (14/2/2026). Lokasi wisata pemandian air panas alami tersebut baru kembali dibuka setelah direnovasi pada tahun lalu.
Tidak hanya diisi dengan tradisi balimau dan silaturahmi, rangkaian acara Sarantau Sasurambi Season V kali ini juga diawali dengan bersepeda bersama. Titik start dimulai dari Kantor Bupati Solok Selatan di Padang Aro dan berakhir di lokasi kegiatan.
Tercatat lebih dari 100 orang ikut ambil bagian dalam kegiatan sepeda bersama tersebut, termasuk Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi.
Dalam sambutannya, Wabup Yulian Efi menyampaikan bahwa balimau bersama yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini tidak sekadar seremoni, namun memiliki nilai tradisi yang kuat untuk menyambut Ramadan.
“Setidaknya ada tiga makna dari tradisi ini. Makna pencucian lahir batin sehingga bersih diri dari berbagai prasangka,” ujar Yulian.
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan di lokasi wisata tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa objek wisata itu adalah milik bersama.
“Selain itu juga untuk mengingatkan bahwa objek wisata tempat lokasi acara ini adalah milik bersama, bukan hanya milik segelintir orang atau ‘akamsi’ saja,” katanya.
Makna ketiga, lanjut Yulian, adalah memperkuat silaturahmi antarwarga melalui momentum berkumpul, saling bertegur sapa, serta saling memaafkan menjelang Ramadhan.
“Ini momentum silaturahmi, kita berkumpul bersama, saling maaf memaafkan, semoga Ramadan kali ini kita menjadi pribadi yang bersih,” imbuhnya.
Selain itu, masyarakat yang hadir juga mendapat siraman rohani dari Ustadz Adri Wahyudi, yang menyampaikan pesan terkait persiapan diri menghadapi bulan Ramadan.
Kegiatan turut dimeriahkan dengan berbagai hiburan, doorprize menarik bagi peserta sepeda dan pengunjung, serta suguhan makanan dan minuman gratis.
Sedikitnya terdapat lebih dari 70 pelaku UMKM yang terlibat dalam acara tersebut dengan total lebih dari 3.000 porsi makanan yang dibagikan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.















