Sumbarkita — PT Semen Padang mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator ke kawasan Gunung Nago, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, untuk membantu penanganan dampak banjir dan abrasi di aliran Sungai Batang Kuranji.
Pengerahan alat berat ini dilakukan menyusul tergerusnya tebing dan badan sungai akibat derasnya aliran air dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengancam permukiman warga yang berada di sekitar bantaran sungai.
Koordinator Lapangan Posko Semen Padang Peduli, Ferdy Dinardo, menjelaskan bahwa pekerjaan difokuskan pada normalisasi alur sungai sekaligus penguatan tebing yang mengalami pengikisan.
“Kami menurunkan alat berat untuk mencegah pengikisan dinding sungai agar tidak memperluas kerusakan, terutama di area perumahan warga. Normalisasi ini diharapkan dapat mengembalikan alur sungai dan mengurangi risiko banjir susulan,” ujar Ferdy.
Ekskavator tersebut sebelumnya digunakan di kawasan Batu Busuak, Padang. Kemudian pada Kamis (1/1/2026) malam, alat berat dipindahkan ke Gunung Nago, namun belum dapat difungsikan karena debit air sungai masih tinggi.
“Untuk sementara alat belum bisa bekerja. Kami menunggu debit air turun agar pekerjaan dapat dilakukan sesuai rencana,” tambah Ferdy.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menekankan bahwa pengerahan alat berat merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan melalui program Semen Padang Peduli.
“Kami berharap bantuan yang diberikan, termasuk pengerahan ekskavator ini, dapat berdampak langsung sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” kata Win.
Ia melanjutkan, PT Semen Padang, bagian dari SIG, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau kondisi di lapangan. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana serta menekan risiko kejadian serupa ke depan.














