Sumbarkita – Dunia hiburan Tanah Air berduka atas kabar meninggalnya penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) di usia 35 tahun. Kabar duka ini pertama kali beredar melalui unggahan sejumlah rekan artis di media sosial yang menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas sosok musisi tersebut.
Salah satu ungkapan duka datang dari Deddy Corbuzier yang menuliskan pesan emosional melalui akun Instagramnya. Ia menyebut kepergian Vidi sebagai kehilangan besar bagi dunia hiburan.
“My heart is broken. Badly broken. You gone too soon… Beautiful soul… Vidi Aldiano,” tulis Deddy dalam unggahannya, Sabtu (7/3/2026).
Ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh musisi dan komposer Andi Rianto yang mengenang Vidi sebagai pribadi yang hangat dan penuh kebaikan.
Vidi Aldiano yang memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia dikenal sebagai penyanyi yang memiliki darah campuran Jawa dan Minangkabau. Ibunya, Besbarini, berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat, sehingga Vidi memiliki akar budaya Minangkabau.
Dalam tradisi Minangkabau, Vidi bahkan pernah menerima gelar adat Sutan Sari Alam setelah menikah dengan aktris Sheila Dara pada 15 Januari 2022. Gelar tersebut diberikan karena kedua keluarga memiliki garis keturunan Minangkabau.
Karier Vidi di industri musik Indonesia dimulai pada 2008 melalui album Pelangi di Malam Hari. Sejumlah lagu dari album tersebut, seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”, berhasil menarik perhatian publik dan membuat namanya dikenal luas.
Kesuksesan awal itu membawanya meraih penghargaan Penyanyi Pria Terfavorit pada MTV Indonesia Awards 2009. Kariernya terus berkembang hingga album Persona yang dirilis pada 2016 berhasil meraih sertifikasi Triple Platinum setelah penjualan album fisik mencapai ratusan ribu keping.















