SUMBARKITA.ID — Lima desa wisata di Sumatera Barat (Sumbar) berhasil masuk jajaran 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, salah satunya Desa Wisata Kubu Gadang mewakili Kota Padang Panjang. Diketahui, ajang tahunan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Desa Wisata Kubu Gadang berlokasi di Kelurahan Ekor Lubuk, Kota Padang Panjang. Desa Wisata ini berada di pinggir Jalan Raya Solok-Bukittingi.
Desa wisata yang sudah memegang sertifikasi sebagai Desa Wisata berkelanjutan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ini terkenal karena kreatifitas para penggeraknya. Para penggerak tersebut meramu desa mereka menjadi sebuah desa penuh dengan sentuhan inovasi dalam bentuk komodifikasi tradisi-tradisi Minang.
Hal ini terlihat dari sajian paket wisata yang biasa ditawarkan kepada wisatawan, baik berupa kesenian, kuliner hingga permainan tradisional yang berbalut edukasi. Kreatifitas juga tampak pada penataan areal dan berbagai fasilitas secara estetik sebagai ciri khas Desa Wisata Kubu Gadang.
Dilihat dari kondisi alam, Desa Wisata Kubu Gadang merupakan salah satu spot yang sangat elok untuk memandang lepas ke arah Gunung Marapi. Desa ini juga terasa asri berkat areal persawahan dan ladang produktif yang masih mewarnai 70 persen areal desa.
Diantara persawahan tersebutlah berdiri sejumlah rumah yang sebagiannya difungsikan sebagai homestay. Saat ini Desa Wisata Kubu Gadang telah memiliki 20 homestay. Jumlah homestay terus bertumbuh sebagai bukti kesadaran masyarakat untuk menjadikan rumah mereka sebagai salah satu sumber peningkatan ekonomi keluarga.
Sejak berdiri sebagai Desa Wisata pada 2014 lalu, hingga kini homestay-homestay di Kubu Gadang makin menyempurnakan fasilitas dan pelayanan oleh pengelolanya. Buah dari penyempurnaan itu, akhirnya pada tahun 2021, homestay-homestay yang ada di Desa Wisata Kubu Gadang berhasil memperoleh sertifikat CHSE dengan nomor sertifikat CHSE03792/2021.
Fasilitas lain yang menjadi icon Kubu Gadang adalah lapangan tempat dilaksanakannya berbagai kegiatan. Di sekitar lapangan terdapat gazebo-gazebo tempat wisatawan bernaung dan beristirahat sembari memandang ke areal sawah, sebuah dangau tempat dilaksanakannya kegiatan diskusi, panggung pertunjukan dengan kelengkapan sound systemnya, areal sawah tempat pelaksanaan paket menangkap ikan dan silek lanyah, pondok-pondok penjualan makanan tradisional, toilet, posko tiket dan penjagaan, area parkir, serta sebuah cafe bernuansa tradisional.
Keberadaan lapangan ini sangat menunjang sejumlah iven lokal hingga internasional. Terbaru, di akhir 2022 lalu, di lapangan tersebut digelar Festival temu Penyair Asia Tenggara.
Desa Wisata Kubu Gadang juga sudah menjadi salah satu Desa Wisata Agro yang ditetapkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2022. Penetapan ini berdasarkan kemampuan Kubu gadang dalam mempertahankan areal pertanian ditengah pesatnya pembangunan di Kota Padang Panjang. ***










