Sumbarkita — Tim kesehatan Pemerintah Kota Payakumbuh memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir bandang dan longsor di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa (2/12/2025).
Tim ini dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh, Yanti, dengan menyasar tiga titik posko di Nagari Bayur Jorong Sungai Rangeh, Koto Kaciak–Koto Tinggi, dan Bancah Balok Maninjau.
Ia mengatakan, dalam operasi pelayanan selama satu hari, sebanyak 108 warga menerima penanganan kesehatan, 30 orang di Posko 1, 43 orang di Posko 2, dan 35 orang di Posko 3. Keluhan terbanyak meliputi ISPA, penyakit kulit, hipertensi, kelelahan, dan gangguan psikososial.
Ia menyebut, turun cepat ke lapangan menjadi langkah krusial karena fase awal pascabencana merupakan periode yang paling menentukan bagi keselamatan warga.
“Dalam fase ini, masyarakat membutuhkan pemeriksaan, pengobatan, dan pendampingan tanpa harus menunggu situasi benar-benar pulih,” kata Yanti.
Tim kesehatan yang diterjunkan terdiri dari satu dokter spesialis anak, dua dokter umum, lima perawat, dan satu tenaga farmasi. Komposisi tersebut disiapkan untuk memaksimalkan layanan, terutama kepada kelompok rentan.
“Kami melihat banyak ibu hamil, balita, dan lansia yang kondisi fisiknya menurun akibat kelelahan dan tekanan psikologis. Mereka kami prioritaskan. Selain itu, kami juga membuka layanan konseling karena cukup banyak warga yang mengalami syok pascabencana,” tambahnya.
Selain layanan medis, Pemko Payakumbuh juga menyalurkan bantuan logistik berupa beras, mi instan, air mineral, selimut, telur, serta makanan pendamping ASI bagi balita sebagai dukungan pemulihan kebutuhan dasar warga.
“Saat ini masyarakat masih bertahan di posko, kebutuhan seperti makanan, air, dan selimut sangat menentukan. Itu yang kami upayakan untuk dipenuhi,” jelasnya.
Yanti memastikan dukungan Pemko Payakumbuh bisa kembali diperpanjang bila situasi di lokasi pengungsian masih membutuhkan penanganan.
“Kami siap turun lagi. Dalam kondisi bencana, batas wilayah bukan alasan untuk tidak membantu,” tegasnya.














