Sumbarkita — Seorang warga Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, bernama Aper (45) dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Batang Saman pada Selasa (9/12) sekitar pukul 18.30 WIB ditemukan meninggal dunia pada Jumat (12/12) pagi.
“Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB pagi tadi dalam kondisi meninggal dunia. Ditemukan terapung di tepi sungai, sekitar dua kilometer dari lokasi awal hilang,” kata Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Afrizal, dihubungi Sumbarkita.
Ia mengatakan, Aper sebelumnya hanyut saat pulang dari kebun ketika hujan lebat mengguyur kawasan bawah Gunung Puti, menyebabkan debit Sungai Batang Saman meningkat dan arus menjadi deras.
Kata Afrizal laporan mengenai kejadian itu diterima BPBD Pasaman Barat pada Selasa (9/12) pukul 21.00 WIB dari seorang saksi bernama Abu Talib. Sejak menerima laporan, masyarakat bersama petugas terus melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai dengan menggunakan speedboat.
Afrizal menyebut pencarian dilakukan selama empat hari, mulai dari Rajang Kampuang Bukik hingga titik awal kejadian.
“Petugas dan masyarakat melakukan penyisiran dengan speedboat selama empat hari,” ujarnya.
Ia mengimbau warga untuk berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama saat hujan deras, karena debit air dapat meningkat secara cepat.














