Sumbarkita — Polisi menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda mess karyawan PT Incasi Raya di Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan mess karyawan dengan total 27 pintu dan menyebabkan seorang balita perempuan berusia tiga tahun meninggal dunia.
Kapolsek Lunang Silaut, AKP Tri Sukra Martin, mengatakan hingga kini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan.
“Penyebab kebakaran masih kami selidiki. Kerugian sementara akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp2 miliar,” ujarnya kepada Sumbarkita, Selasa (13/1/2026).
Tri menuturkan, petugas menghadapi sejumlah kendala saat proses pemadaman. Salah satunya karena mayoritas bangunan mess terbuat dari material papan dengan persentase mencapai hingga 90 persen, sehingga api dengan cepat membesar dan merambat. Selain itu, jarak antarmess yang saling berdekatan turut mempercepat penyebaran api ke bagian lain.
“Akses menuju lokasi juga cukup sulit karena kondisi jalan tanah dan berbatu,” jelasnya.
Ia menjelaskan, mess yang terbakar merupakan hunian para pekerja panen sawit PT Incasi Raya Silaut. Mess tersebut terdiri dari 27 pintu yang dihuni puluhan kepala keluarga yang bekerja sebagai mandor panen, tukang panen, karyawan harian, hingga pekerja perawatan di lingkungan PT Incasi Raya Silaut.
“Mess ini dihuni oleh para pekerja panen sawit PT Incasi Raya Silaut, dengan total 27 pintu,” katanya.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang balita perempuan berusia tiga tahun dinyatakan meninggal dunia. Korban diketahui bernama Divya Ndruru, anak dari Elta Otofianus Ndruru dan Sonia Laia.














