SAWAHLUNTO, SUMBARKITA – Rumah warga Dusun Tanjung Sago, Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto terancam ditimbun longsor karena berada di bawah tebing yang saat ini kondisinya sudah mengkhawatirkan.
Rumah milik Muslim itu kini sudah mulai terkena longsoran yang menimpa sebagian dinding rumah. Hal ini tentu mengancam keselamatan penghuni dan diperlukan tindakan pencegahan segera.
Beruntung kini Muslim telah menerima bantuan Rp10 juta untuk membangun tembok dam yang berfungsi menahan lajut tanah.
Bantuan itu diperoleh dari Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto. Bantuan bagi rumah yang terancam atau terkena bencana memang sudah dialokasikan Pemko.
Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan besaran bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi masing-masing bangunan.
“Kami mengalokasikan anggaran untuk membantu biaya perbaikan rumah masyarakat yang rusak oleh bencana. Di mana untuk besaran yang diberikan pada tiap rumah berbeda sesuai hasil suvei lapangan oleh tim terkait,” kata Deri, Selasa (11/10/2022).
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto Adriyusman mengatakan pihaknya akan turun langsung mendukung pembangunan dam di kediaman Muslim.
“Kami akan menurunkan alat berat untuk menggali tanah. Kita kolaborasi juga bersama Pemerintah Desa dan warga setempat, jadi saling bergotong royong,” kata Adriyusman.
Pemilik rumah, Muslim menyampaikan terima kasih kepada Pemko Sawahlunto atas bantuan yang telah diberikan. Selama ini ia mengaku amat khawatir longsor akan terjadi terlebih jika hujan lebat terjadi.
“Ini sangat membantu sekali bagi kami agar risiko rumah dilanda longsor itu bisa diantisipasi. Kalau tidak saya dan keluarga yang menghuni rumah sangat ketakutan apalagi setiap hari hujan,” kata Muslim. (*)
Editor: RF Asril











