SUMBARKITA.ID — Gelombang tinggi hingga 3 meter berpotensi terjadi di perairan Sumatera Barat, terutama di wilayah Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Samudera Hindia Barat perairan Bengkulu.
Demikian peringatan dini gelombang tinggi di Sumatera Barat (Sumbar) yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur. Peringatan ini berlaku sampai Minggu (20/2/2021).
Lebih lanjut dijelaskan, potensi gelombang dengan ketinggian 0.10 – 1.25 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan Barat Sumatera Barat – Perairan Timur Kepulauan Mentawai. Gelombang dengan ketinggian 0.50 – 2.50 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan Utara Siberut.
Sedangkan potensi gelombang dengan ketinggian 1.00 – 2.50 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan pesisir Bengkulu – perairan timur Pulau Enggano.
Sementara itu, untuk prakiraan pasang surut Teluk Bayur, Minggu (21/2/2021) pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB, masyarakat diminta waspada pasang dengan ketinggian 0.9 meter.
“Harap diperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran adalah untuk perahu nelayan waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.26 meter dan kecepatan angin lebih dari 15 knots,” tulis BMKG di laman resminya.
Selain itu, untuk kapal tongkang waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter dengan kecepatan angin lebih dari 15 knots. Sementara untuk kapal ferry waspadai ketinggian gelombang lebih dari 2.50 meter dengan kecepatan angin lebih dari 21 knots.
Terakhir, kapal ukuran besar (kargo/pesiar) waspadai ketinggian gelombang lebih dari 4.00 meter dengan kecepatan angin lebih dari 27 knots










