Padang – Perbaikan dan pemeliharaan Jalan Nasional yang putus di kawasan Lembah Anai Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) ditargetkan selesai pada 21 Juli 2024. Masyarakat juga akan dibuat senang, sebab jalan hasil preservasi tersebut dibuat lebih lebar.
Gubernur Sumbar Mahyeldi menyebut saat ini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) bersama tim kontraktor Hutama Karya sedang mengebut penyelesaian jalan.
“Tim di lapangan bekerja luar biasa, saya saksikan betul mereka bekerja 24 jam. Sampai saat ini progresnya sangat baik dan masyarakat bisa melewati jalur Lambah Anai secepatnya,” kata Mahyeldi usai meresmikan nama baru Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (7/7).
Menurut Mahyeldi, jalur Lembah Anai saat ini dirancang lebih aman. Ruas jalan juga dibangun lebih lebar dari pada sebelumnya.
Pihaknya berharap pengerjaan jalan bisa selesai lebih cepat dari jadwal, sebab kondisi jalan alternatif yang ada di Malalak dan Sitinjau Laut akhir-akhir ini semakin padat dan rawan kecelakaan.
Untuk diketahui, demi percepatan pengerjaan jalan, jalur Lembah Anai ditutup total oleh Kapolres Padang Panjang sejak 6 Juli 2024.
Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengatakan, penutupan total tersebut karena petugas sedang mempercepat penyelesaian pekerjaan.
“Supaya masyarakat bisa melewati kawasan ini,” tegas Kartyana beberapa waktu lalu.














