Sumbarkita – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pemulihan dan Pembangunan Pusat Pertokoan Blok Barat Pascakebakaran. Pembentukan tersebut bertujuan untuk mempercepat penataan kembali kawasan yang terbakar pada 26 Agustus 2025.
Satgas ini diketuai oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Muslim, yang bertanggung jawab mengawal pembangunan relokasi pedagang dan persiapan pembangunan kembali pasar.
“Pembangunan dua blok kios relokasi sudah hampir selesai. Setelah itu, kami akan melanjutkan pembangunan 135 kios termasuk di kawasan belakang Pos Kota atau eks Terminal Sago Payakumbuh,” katanya.
Ia mengatakan, hasil penyelidikan Labfor Polda Riau dan Inafis Polda Sumbar menyebut penyebab kebakaran berasal dari nyala api terbuka (open flame), bukan sabotase atau tindakan disengaja.
“Dari hasil penyelidikan yang kami terima, kebakaran dipicu oleh adanya nyala api terbuka. Jadi, isu bahwa pasar ini sengaja dibakar tidak benar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah akan memperketat pengawasan di kawasan pasar dan melarang penggunaan sumber api terbuka di area kios guna mencegah kejadian serupa.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Payakumbuh untuk mempercepat pemulihan kawasan Blok Barat. Pembentukan Satgas diharapkan membuat setiap tahapan pembangunan berjalan serentak dan fokus.
Selain membangun lokasi relokasi, pemerintah juga berencana memperkuat keamanan instalasi listrik dan sistem pencegahan kebakaran di kawasan perdagangan itu.
“Kita belajar dari peristiwa ini. Nanti seluruh kios akan dibangun dengan sistem keamanan dan tata kelola yang lebih baik,” imbuhnya.















