Padang Panjang, Sumbarkita – Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar Operasi Pasar Murah dengan komoditas barang kebutuhan pokok di pedestrian Pasar Pusat pada Jumat (26/1).
Kebijakan itu menjadi upaya untuk menekan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan dan menjaga stabilitas harga di Kota Padang Panjang. Selain itu juga menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan laju inflasi, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok di masyarakat
Penjabat (Pj) Sekdako Padang Panjang, Winarno mengatakan Pasar Murah ini diadakan untuk menjaga ketersediaan pangan pokok di Padang Panjang.
“Dalam evaluasi kemarin, terjadi kenaikan harga beras. Makanya kita gelar operasi pasar untuk menjaga fluktuasi harga. Tidak saja beras, tetapi ada banyak bahan pangan pokok yang dijual dengan harga yang relatif rendah,” ujarnya, dikutip Minggu (28/1).
Ia menyebut ada banyak komoditi yang dijual di bawah harga pasar, di antaranya beras, minyak goreng, cabai, gula pasir, bawang putih serta berbagai barang kebutuhan pokok lainnya.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) bersama Bulog Cabang Bukittingi serta Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat.
Winarno berharap masyarakat Padang Panjang dapat memanfaatkan operasi ini untuk membeli barang dengan harga yang lebih terjangkau.
Sementara Wakil Pimpinan Cabang Bulog Bukittinggi, Denis menyampaikan, dengan adanya pangan murah ini bisa lebih menekan harga di pasaran.














