Sumbarkita – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan melalui program pendidikan gratis dan pemberian pakaian seragam gratis bagi peserta didik.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bupati Solok Selatan Khairunas dalam rapat koordinasi bidang pendidikan yang membahas evaluasi program pendidikan gratis dan seragam gratis, Kamis (11/6/2026).
Bupati menegaskan program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh pihak agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan tidak membebani orang tua siswa.
“Pelaksanaan program harus dilakukan secara transparan dan tidak diperbolehkan adanya pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik maupun orang tua,” tegas Bupati.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh pemangku kepentingan di lingkungan sekolah.
Ia menyebut keberadaan SMA dan SMK di Solok Selatan merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan.
Karena itu, kepala sekolah didorong untuk terus melakukan inovasi dalam pengelolaan pendidikan agar kualitas layanan pendidikan semakin meningkat.
Selain itu, sekolah juga diminta membangun kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri yang beroperasi di Solok Selatan guna memperluas peluang bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Solok Selatan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Solok Selatan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Wilayah III, serta kepala SMA dan SMK Negeri se-Kabupaten Solok Selatan.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap program pendidikan gratis dan seragam gratis dapat meningkatkan partisipasi sekolah sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat di daerah tersebut.














