“Motifnya hanya perkelahian satu lawan satu, setelah tersangka kalah, maka ia mengadu ke abang-abangnya dan korban ditunggu ketika pulang sekolah untuk kemudian dikeroyok,” terang AKP Efriadi.
Pengeroyokan itu terjadi di Samping Posko Pemuda, Simpang SMAN 1 Sungai Beremas, Rabu (26/7/2023) sekira pukul 10.30 WIB.
AKP Efriadi mengungkap peran masing-masing tersangka. Faihan menendang korban yang mengakibatkan korban terlempar, Kemudian Faiz dan Faihan meninju hidung dan punggung korban hingga mengeluarkan darah.
“Sedangkan Raja juga meninju punggung korban yang kemudian ketika korban hendak lari, tiba-tiba korban ditahan oleh seseorang dengan nama panggilan Ian dengan memegang kerah baju korban. Saat itu korban berusaha melindungi wajahnya. Namun tetap dipukul oleh para pelaku,” ujarnya.
Setelah mendapatkan pemukulan itu, korban lemas dan kemudian pingsan yang akhirnya mendapat pertolongan dari warga dan anak sekolah lainnya untuk diantarkan ke Puskesmas Air Bangis. ***














