SUMBARKITA.ID – Keluarga pelaku dan pelajar korban pengeroyokan di Pasaman Barat (Pasbar) sepakat berdamai. Kesepakatan tersebut dicapai saat mediasi yang digelar di Mapolsek Sungai Beremas pada Sabtu (29/7/2023).
Kapolsek Sungai Beremas AKP Efriadi mengatakan, mediasi dihadiri oleh pihak keluarga pelaku dan korban serta kepala jorong.
“Kita fasilitasi untuk mediasi. Pada dasarnya kedua belah pihak sepakat untuk damai,” AKP Efriadi kepada Sumbarkita, Minggu (30/7/2023).
Salah satu poin kesepakatan dalam mediasi tersebut yakni keluarga pelaku akan membantu biaya berobat ke Padang.
“Dan ini telah disetujui oleh pihak keluarga pelaku. Untuk penyelesaiannya akan dilakukan hari Senin (31/7/2023) diantara kedua belah pihak,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pelajar SMAN 1 Sungai Beremas Pasbar bernama Adinul Haqiqi (16) menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda dan pelajar lainnya. Akibat penganiyaan itu korban dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
AKP Efriadi mengatakan, pelaku pengeroyokan berjumlah lima orang, yakni Faiz (18), Raja (15), Faihan (20), Reza (29) dan Ian (20). Dari lima pelaku tiga diantaranya tidak lagi berstatus sebagai pelajar.
Pengeroyokan ini karena persoalan sepele, yakni perkelahian satu lawan satu. Karena pelaku kalah, dia mengadu kepada kakaknya.










