Dia mengatakan strategi ini dinilai lebih masuk akal. Sebab, bagi wisatawan, kenyamanan dan kebersihan justru lebih menentukan ketimbang sekadar bangunan baru. Destinasi yang terawat akan memberi pengalaman berkunjung yang lebih baik dan membuat orang ingin kembali.
Dengan pendekatan tersebut, Pariaman berharap denyut sektor pariwisata tetap hidup. Sebab bagi kota pesisir ini, wisata bukan sekadar hiburan, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat dari pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga operator transportasi laut ke Angso Duo.














