Sumbarkita — Kota Padang Panjang ambil bagian dalam Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat di Bukittinggi.
Partisipasi tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Kota Padang Panjang dalam memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM lokal kepada masyarakat luas, termasuk pengunjung dari berbagai daerah yang hadir pada perhelatan MTQN.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Padang Panjang, Azani Maizuar, menyampaikan bahwa sejumlah pelaku UMKM menampilkan produk khas daerah, khususnya di sektor busana dan kerajinan. Produk yang dipamerkan antara lain Asrat Batik, Batik Asasi, Batik Rang Minang, Batik Eikora, Maskotik, Minang Kayo yang bergerak di kerajinan kulit, Yaya Crochet, serta Ema Art yang memproduksi kerajinan rajutan.
“Alhamdulillah, sejauh ini produk-produk yang kita bawa banyak mendapat perhatian pengunjung. Ciri khas motif Minangkabau dan kualitas pengerjaan yang baik menjadi daya tarik utama,” kata Azani.
Selain produk busana dan kerajinan, UMKM binaan UP2K TP-PKK Padang Panjang juga turut meramaikan bazar dengan menghadirkan beragam produk kuliner. Beberapa di antaranya adalah Laumer Cake, Bumbu Wan Alan, Bawang Goreng Alid Family, serta Raka Thai Tea.
Azani berharap keikutsertaan dalam bazar MTQN ini dapat membantu pelaku UMKM memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan nilai jual produk, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan usaha kecil menengah di daerah.
Salah seorang pelaku UMKM, Melda, yang memasarkan produk Laumer Cake, mengaku bangga dan terharu karena produknya mendapat sambutan positif dari pengunjung.
“Alhamdulillah, sejak awal buka stan sudah banyak yang meminati produk kami. Semoga sampai akhir kegiatan MTQN ini, UMKM Padang Panjang semakin banjir orderan,” ujarnya.














