“Mereka memiliki keinginan untuk mencoba trek-trek baru. Ini merupakan peluang besar untuk pengelola TdS,” katanya.
Sebelumnya, Chaidri melihat TdS hanya sebatas event olahraga bagi pesepeda profesinal. Jika pengelola TdS menyelenggarakan pre-event seperti yang telah dilakukan TdF di Prancis ia meyakini akan berdampak kepada meningkatnya angka kunjungan ke Sumbar.
“TdS juga dilakukan satu kali dalam satu tahun, sementara event turunannya bisa dilakukan sepanjang tahun. Saya yakin konsep yang seperti ini bisa jadi sumber ekonomi kreatif baru,” katanya. (Rian)













