SUMBARKITA.ID — Tradisi Makan Bajamba di Kabupaten Agam, kekinian tidak banyak diketahui oleh generasi muda. Tradisi itu pun sudah mulai “punah” di kabupaten tersebut.
Namun di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, tradisi Makan Bajamba kembali dihidupkan. Ribuan orang menghadiri festival tersebut, termasuk Bupati Agam, Andri Warman, Minggu (23/10/2022).
Saat itu, festival Makan Bajamba diawali dengan prosesi Maarak Jamba. Bupati Agam terlibat langsung melepasnya.
Maarak Jamba tersebut diiringan oleh rombongan arak-arakan mencapai ratusan orang yang terdiri berbagai lapisan masyarakat di daerah itu.
Sampai pada titik kumpul, di tempat Jamba akan disantap orang-orang yang hadir penuh suka ria. Sebelum Makan Bajamba dilakukan, dibuka dulu dengan pidato adat atau pepatah petitih.
Menyoal itu semua, Bupati Agam mengatakan pada Sumbarkita.id, bahwa momentum Makan Bajamba dan segala prosesinya sangat penting untuk dilestarikan.
“Kegiatan seperti ini jarang diketahui oleh masyarakat khususnya anak muda nagari. Penting bagi mereka menyaksikan ini dan mengetahui bagaimana budaya Makan Bajamba dilaksanakan,” ungkap Andri Warman, Senin (24/10/2022).
Ia menyebutkan Makan Bajamba di Nagari Padang Laweh memiliki ciri khas tersendiri.
“Ciri khasnya, Makan Bajamba di Padang Laweh ada Nasi Lamak dan Pinyaram. Nah budaya itu yang sudah mulai hilang di Nagari Padang Laweh,” sebut dia.














