Sumbarkita – Jalur Lembah Anai yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi direncanakan akan beroperasi selama 24 jam pada masa mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat saat ini tengah mematangkan persiapan teknis agar jalur strategis tersebut dapat difungsionalkan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026.
Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, mengatakan bahwa jalur tersebut akan dibuka dua arah secara fungsional mulai H-10 hingga H+10 Lebaran.
“Insya Allah jalur dibuka mulai tanggal 11 sampai dengan 30 Maret 2026,” ujar Elsa saat dikonfirmasi Sumbarkita, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, pembukaan jalur dilakukan meskipun proses perbaikan infrastruktur masih terus berlangsung. Hingga saat ini, progres pengerjaan baru mencapai sekitar 45 persen.
Menurutnya kerusakan parah pada jalur tersebut terjadi akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan Lembah Anai pada November 2025. Bencana itu tidak hanya merusak badan jalan, tetapi juga menghancurkan sejumlah fasilitas umum di sepanjang kawasan tersebut.
Upaya perbaikan juga sempat menghadapi tantangan setelah terjadi longsor susulan di Kilometer 66,7 pada Februari 2026 yang kembali merusak sebagian badan jalan. Meski progres pengerjaan belum mencapai setengah dari keseluruhan target, BPJN memastikan kondisi jalan sudah layak dan aman untuk dilalui secara fungsional.
Pada tahap awal pembukaan penuh ini, arus kendaraan yang diprioritaskan melintas adalah kendaraan roda empat. Sementara pengaturan teknis lainnya di lapangan akan mengikuti regulasi resmi dari pemerintah daerah.










