Sumbarkita — Sebuah sepeda motor dan sebuah mobil bertabrakan di Jalan Raya Padang—Painan di Koto Pulai, Nagari Barung-Barung Balantai Selatan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, pada Selasa (17/2/2026) pukul 19.00 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesisir Selatan, AKP Ade Saputra, mengatakan bahwa sepeda motor tersebut merupakan Honda Beat bernomor polisi BA 3711 ZC, dikendarai oleh Ali (55 tahun), petani, warga Kampung Dalam, Koto Pulai, Nagari Barung-Balantai Selatan. Sementara itu, mobil itu ialah Mitsubishi Triton bernomor polisi BA 8521 QY, dikemudikan oleh Muhammad Fauzan (30 tahun), Kontraktor PT Sadewa Indrapura, warga Palapa Asrama Haji Padang Pariaman, dan ditumpangi istrinya, Trisani Widya Ningrum (32 tahun).
Perihal kecelakaan, Ade menceritakan bahwa mobil Triton melaju dari arah Painan menuju arah Padang, sementara Honda Beat melaju dari arah sebaliknya. Saat tiba di Koto Pulai, kedua kendaraan itu bertabrakan.
“Akibat tabrakan itu, kedua kendaraan terpental masuk jurang sedalam kurang lebih 5 Meter,” ujar Ade pada Rabu (18/2/2026).
Akibat kedua kendaraan tabrakan dan masuk jurang, kata Ade, pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil dibawa ke RSUD M. Zein di Painan. Ia menyebut bahwa pengendara Honda Beat itu mengalami luka serius, sedangkan pengemudi mobil kepala kanannya bengkak dan lutut kirinya lecet. Sementara itu, kata Ade, istri pengemudi mobil mengalami luka robek di bibir kanan atas, sedangkan anaknya bengkak di bagian atas kepala.
“Keduanya dibawa ke Puskesmas Barung Barung Balantai, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Padang,” tutur Ade.
Perihal kondisi kendaraan, Ade mengatakan bahwa mobil dan sepeda motor itu rusak berat akibat tabrakan dan masuk jurang. Karena itu, pihaknya memperkirakan kerugian materiel akibat kecelakaan tersebut Rp50 juta.
Adapun mengenai penyebab kedua kendaraan tersebut bertabrakan, pihaknya sedang menyelidiki hal itu.
Pertawat UGD Puskesmas Barung-Barung Balantai mengatakan bahwa istri pengemudi mobil dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang karena ia mengalami luka di bibir sampai ke pipi sehingga perlu mendapat penanganan lebih serius. Adapun anaknya, kata perawat tersebut, berusia dua tahun dan tidak terluka.













