SUMBARKITA.ID — Pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Apartemen Kalibata City, Djumadil Al Fajri (DAF) dan Laeli Atik Supriyatin (LAS) menjadi sorotan.
Pasalnya, kedua pelaku bukan saja tega menghilangkan nyawa korban.
Tapi juga memotong-motong tubuh korban menjadi 11 bagian dan memasukkan ke dalam tas kresek dan koper.
Alasan keduanya menghabisi Rinaldi Harley Wismanu lantaran ingin menguasai harta korban.
Yang tak kalah mengerikan adalah, usai menghabisi nyawa korban, pelaku sempat tidur bersama potongan jenazah korban.
Kepada polisi, Djumadil dan Laeli mengaku kelelahan usai memotong-motong tubuh korban.
“Sempat menginap di situ (Apartemen Kalibata City), satu malam bersama dengan jenazah. Alasannya kecapekan, ketiduran,” ungkap Yuri.
Sebelumnya, kedua pelaku membiarkan jenazah korban selama tiga hari di kamar mandi di Apartemen Pasar Baru.
“Tanggal 9 (September) dieksekusi. Dibiarkan dulu tiga hari,” ungkapnya. (dj/sk)














