Padang – Tawuran remaja dan pelajar menjadi permasalahan krusial di Kota Padang Sumatera Barat akhir-akhir ini. Apa tindakan yang diambil Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk mengantisipasi tawuran pelajar?
Pj Sekda Padang, Yosefriawan mengatakan, selain pemerintah dan pihak terkait lainnya, keluarga sangat berperan penting dalam mencegah tawuran. Karena itu para orang tua dituntut untuk mengawasi anak-anaknya.
“Pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama dalam mencegah tawuran,” kata Yosefriawan, Rabu (10/7/2024).
Sementara itu, lanjut Yosefriawan, Pemko Padang juga terus melakukan sosialisasi melalui RT RW, kelurahan dan kecamatan agar keluarga memperhatikan anak-anaknya agar tidak ikut terlibat aksi tawuran.
Ia menekankan sosialisasi juga telah dilakukan secara masif seperti melalui rumah ibadah bahkan menyasar ke sekolah.
Kemudian, terkait wacana pemberlakuan jam malam, Yosefriawan menilai penetapan aturan tersebut tidak hanya pemerintah yang memutuskan. Ia menyebut ada syarat untuk memberlakukan jam malam.
“Penetapan jam malam juga melihat situasi. Jika sudah begitu darurat barulah akan dikaji dan diberlakukan, perlu mengkaji lebih dalam. Pemerintah tidak bisa mengambil keputusan sendiri, harus dengan forkopimda dulu,” imbuhnya.











