Jumat, 6 Maret 2026
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Home Artikel & Opini

Makan Bergizi Gratis atau Makan Berisiko Gratis?

RedaksiOleh : Redaksi
Rabu, 01 Oktober 2025 | 11:12 WIB
in Artikel & Opini
Siswa menunjukkan paket makan siang dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 25 Palembang, Senin (6/1). Foto: Antara

Siswa menunjukkan paket makan siang dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 25 Palembang, Senin (6/1). Foto: Antara


Oleh: Siti Nuraisyah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Pemerintah bersikukuh program ini tetap berjalan, meski kasus keracunan massal di Bandung Barat menimbulkan keresahan luas. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menegaskan perbaikan akan dilakukan “sambil jalan” tanpa penghentian terlebih dahulu. Presiden pun telah memerintahkan pengawasan diperketat.
Kedengarannya meyakinkan. Namun, jika dicermati lebih dalam, pilihan kebijakan ini justru menimbulkan pertanyaan besar: apakah keselamatan anak-anak benar-benar menjadi prioritas, atau sekadar upaya mempertahankan citra sebuah program strategis nasional?

Tujuan MBG sesungguhnya mulia: memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi memadai agar tumbuh sehat dan cerdas. Namun, realitas di lapangan menunjukkan ironi. Kasus keracunan di Bandung Barat menimpa puluhan siswa. Di Tuban, anak-anak menemukan ulat di sayuran MBG. Dua kasus ini bukan sekadar insiden kecil, melainkan alarm bahaya yang tak bisa diabaikan.

Bagaimana mungkin program yang didesain untuk meningkatkan kualitas gizi justru berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak? Bukankah ini paradoks yang memalukan?

“Perbaiki Sambil Jalan”: Kebijakan Tambal Sulam?

BACAJUGA

Geopark Silokek di Sijunjung dan Ujian Keseriusan Sumatera Barat

Ramadan, Lapar, dan Ketidaksetaraan Pendidikan

Pemerintah menekankan bahwa evaluasi dan mitigasi risiko dilakukan tanpa menghentikan distribusi. Tetapi, perbaikan “sambil jalan” berisiko melahirkan korban baru. Apalagi yang dipertaruhkan adalah nyawa generasi penerus bangsa.
Evaluasi menyeluruh bukan sekadar rapat koordinasi antar-menteri. Dibutuhkan tim investigasi independen, yang tidak berada di bawah bayang-bayang pemerintah. Tanpa itu, sulit mengharapkan hasil evaluasi yang jujur dan transparan.

Kita perlu tahu: apakah masalah terjadi pada bahan baku, rantai distribusi, penyimpanan, atau lemahnya SOP pekerja? Standar sudah ada, bahkan pedoman teknis telah disusun oleh otoritas gizi. Namun implementasi di lapangan terbukti jauh panggang dari api. Arahan tanpa eksekusi tegas hanyalah slogan kosong.

Transparansi dan Akuntabilitas

Lebih jauh, pemerintah perlu membuka data secara terang benderang. Berapa kasus serupa yang terjadi? Siapa yang bertanggung jawab? Bagaimana mekanisme pengawasan terhadap vendor penyedia makanan?

Tanpa transparansi, publik berhak curiga bahwa program ini bukan hanya sarat masalah teknis, tetapi juga berpotensi dijadikan komoditas politik. Apalagi, MBG adalah janji kampanye Presiden Prabowo. Jangan sampai ambisi politik mengorbankan kesehatan anak-anak bangsa.

Kita bicara tentang uang rakyat dalam jumlah sangat besar. Jika program dijalankan dengan ceroboh, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kesehatan anak-anak, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah. Ironis jika program yang seharusnya melawan stunting justru melahirkan trauma dan penyakit baru.

Perbaiki, Jangan Dipoles

Mari tegaskan: program MBG sangat penting, dan harus tetap ada. Namun, cara pelaksanaannya mesti benar. Beberapa langkah mendesak bisa dilakukan:

  1. Hentikan sementara distribusi di wilayah rawan hingga hasil audit keluar.
  2. Audit menyeluruh terhadap seluruh rantai produksi dan distribusi.
  3. Libatkan masyarakat, sekolah, dan LSM dalam pengawasan kualitas makanan.
  4. Transparansi anggaran dan vendor agar publik tahu ke mana uang rakyat mengalir.
  5. Penegakan hukum tegas bagi pihak yang lalai, baik penyedia maupun pejabat yang menutup mata.

Tanpa langkah konkret ini, MBG hanya akan menjadi bahan olok-olok di media sosial—dari “Makan Bergizi Gratis” menjadi “Makan Beracun Gratis.”

Kasus ini adalah ujian besar bagi pemerintah. Jika benar peduli pada generasi muda, keselamatan harus ditempatkan di atas segalanya. Evaluasi sambil jalan mungkin terdengar efisien, tetapi nyawa anak-anak tidak boleh dijadikan bahan eksperimen.
Publik ingin bukti, bukan janji. Jika dikelola dengan serius, MBG bisa menjadi warisan berharga bagi bangsa. Tetapi jika dijalankan setengah hati, ia akan berubah menjadi bumerang yang merusak kepercayaan dan kesehatan masyarakat.

Anak-anak Indonesia pantas mendapat makanan bergizi yang benar-benar aman, bukan sekadar program yang dikebut demi citra politik.

*Siti Nuraisyah, Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Andalas


TOPIK Kasus keracunan makanan sekolahProgram Makan Bergizi Gratis

Baca Juga

Geopark Silokek di Sijunjung dan Ujian Keseriusan Sumatera Barat

Geopark Silokek di Sijunjung dan Ujian Keseriusan Sumatera Barat

Selasa, 03 Maret 2026 | 11:23 WIB
Ramadan, Lapar, dan Ketidaksetaraan Pendidikan

Ramadan, Lapar, dan Ketidaksetaraan Pendidikan

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:30 WIB
Antara Prasangka Baik kepada Allah dan Kesiapan Menghadapi Risiko Buruk

Antara Prasangka Baik kepada Allah dan Kesiapan Menghadapi Risiko Buruk

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:20 WIB
Bayang-Bayang “Tuan Takur” di Pasar Raya Padang

Bayang-Bayang “Tuan Takur” di Pasar Raya Padang

Senin, 23 Februari 2026 | 20:21 WIB
Ramadan dan Godaan Ujub yang Menggerogoti

Ramadan dan Godaan Ujub yang Menggerogoti

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:30 WIB
Begadang Tarawih, Bangun Sahur, Lalu Tumbang

Begadang Tarawih, Bangun Sahur, Lalu Tumbang

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:54 WIB
Leave Comment

#TERPOPULER

  • Wanita di Tanah Datar Tipu 83 Calon Jemaah Umrah-Haji, Kerugian Rp3,76 Miliar

    Wanita di Tanah Datar Tipu 83 Calon Jemaah Umrah-Haji, Kerugian Rp3,76 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Kapolsek di Sumatera Barat Dimutasikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santri di MTI Tarusan Kamang Agam Mengaku Jadi Korban Perundungan Selama Setahun, Ini Respons Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru SMPN di Padang Panjang Setubuhi Siswi 14 Tahun 2 Kali, Korban Diancam dan Dicekik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Pemuda Ditangkap di Limapuluh Kota, Polisi Temukan Barang Terlarang Dibalut Tisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Aktivitas Tambang Andesit di Padang Pariaman Disebut Masih Berjalan, KAN Desak Gubernur Tinjau Ulang Izin

Aktivitas Tambang Andesit di Padang Pariaman Disebut Masih Berjalan, KAN Desak Gubernur Tinjau Ulang Izin

Jumat, 06 Maret 2026 | 19:30 WIB
Sawah Hilang, Rumah Hanyut: 86 KK Korban Banjir Padang Pariaman Hidup di Tengah Ketidakpastian

Lebaran Tanpa Rumah, 815 Warga Padang Pariaman Bertahan di Huntara

Jumat, 06 Maret 2026 | 19:00 WIB
Safari Ramadan di Masjid Al Furqan Rawang, Pemko Pariaman Bahas Program Keagamaan dan Pendidikan

Safari Ramadan di Masjid Al Furqan Rawang, Pemko Pariaman Bahas Program Keagamaan dan Pendidikan

Jumat, 06 Maret 2026 | 18:00 WIB
Dosen dari Amerika Bahas Islam dan Politik di Kampus UIN Imam Bonjol Padang

Dosen dari Amerika Bahas Islam dan Politik di Kampus UIN Imam Bonjol Padang

Jumat, 06 Maret 2026 | 17:49 WIB
Ramlan Nurmatias: Seluruh Warga Bukittinggi Dijamin Program BPJS Kesehatan

Ramlan Nurmatias: Seluruh Warga Bukittinggi Dijamin Program BPJS Kesehatan

Jumat, 06 Maret 2026 | 17:21 WIB
Next Post
Tiga Pelaku Pencurian Motor Ditangkap di Pesisir Selatan

Tiga Pelaku Pencurian Motor Ditangkap di Pesisir Selatan

Icon SK White 2__

Informasi

  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis

Alamat

Jl. Jihad Raya No.60, Kubu Dalam Parak Karakah, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat
Phone (0751) 4773713
email:
redaksi@sumbarkita.id

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Icon SK White 2__

Follow Us

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Zona Sumbar
    • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Limapuluh Kota
    • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
    • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padang
    • Kota Padang Panjang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Solok
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Dharmasraya
  • DPRD Padang
  • DPRD Pasaman Barat
  • DPRD Sumatra Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Info Loker
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • PDAM Payakumbuh
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pilkada
  • PLN
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Sumbar Flashback
  • Tekno
  • Zona Riau
  • Zona Viral

© Copyright 2025Sumbarkita.id