Sumbarkita – Seorang mahasiswa muda Indonesia, Rizky Aflaha, berhasil meraih gelar doktor di usia 25 tahun 10 bulan 1 hari. Ia diwisuda pada Selasa (21/10/2025) oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadikannya salah satu lulusan doktor termuda dalam sejarah kampus tersebut.
Rizky merupakan mahasiswa Program Studi Doktor Fisika. Meraih gelar doktor di usia yang begitu muda merupakan prestasi luar biasa, mengingat rata-rata usia lulusan program doktor UGM mencapai 41 tahun 6 bulan 15 hari. Artinya, Rizky menempuh jalur akademiknya hampir 16 tahun lebih cepat dibanding rata-rata.
Pencapaian itu bukan hasil dari program akselerasi formal, melainkan strategi pribadi dan pemanfaatan peluang beasiswa. Rizky menjelaskan bahwa kunci utamanya adalah memanfaatkan beasiswa jalur cepat PMDSU setelah menyelesaikan studi sarjana dalam 7 semester.
“Program magister hanya satu tahun dan doktor tiga tahun. Maka dari itu, saya bisa mendapat gelar lebih muda dibanding yang lain,” ungkapnya, dikutip dari laman resmi UGM, Minggu (26/10/2025).
Perjalanan akademik Rizky bukan tanpa tantangan. Ia mengaku sempat dipandang sebelah mata karena usia yang jauh lebih muda dari rekan-rekannya. Namun, keraguan itu ia jawab dengan produktifitas riset luar biasa.
“Awalnya sempat merasa dipandang sebelah mata karena masih muda. Sampai akhirnya perlahan-lahan aku mulai menunjukkan diri bahwa aku bisa, dan alhamdulillah sampai hari ini sudah melahirkan 40 publikasi internasional, padahal syarat lulusnya hanya dua,” ujarnya.
Meski dikenal sebagai peneliti muda, Rizky tetap menjalani kehidupan kampus yang seimbang. Ia mengaku gemar berolahraga, berorganisasi, dan naik gunung.
“Aku tidak bermain game online dan tidak terlalu banyak di media sosial. Waktu luang lebih sering kugunakan untuk hal produktif seperti bulu tangkis. Bahkan, orang-orang di Jogja lebih mengenalku sebagai atlet bulu tangkis ketimbang mahasiswa doktor,” katanya sambil tertawa.













