Sumbarkita – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mendesak polisi terbuka mengungkap kematian pelajar SMP yang mayatnya ditemukan di Sungai Kuranji Kota Padang.
Diketahui, korban berinisial AM (14), pelajar salah satu SMP di Padang. Korban ditemukan tewas di bawah jembatan aliran Batang Kuranji, samping Uje BP Cafe, Jalan Bypass KM 9, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/6/2024) siang.
Petugas yang melakukan evakuasi menemukan luka lebam di sekujur tubuh korban. Rinal, Ayah kandung AM didampingi LBH Padang, mendesak Polda Sumatera Barat mengusut tuntas penyebab kematian anaknya.
Pasalnya, LBH Padang selaku kuasa hukum keluarga korban, telah melakukan investigasi dan diduga ada penganiayaan terhadap korban.
Berdasarkan investigasi LBH Padang, menurut pengakuan salah satu teman korban, bahwa saat kejadian yakni Minggu 9 Juni 2024 sekira pukul 04.00 WIB, korban sedang berboncengan dengan saksi Aditia menuju utara di jembatan aliran sungai Batang Kuranji.
Di waktu yang sama, kendaraan yang diboncengi AM dihampiri oleh anggota Polda Sumbar yang sedang melakukan patroli menggunakan motor dinas berjenis KLX. Saat itu, oknum polisi menendang kendaraan yang ditunggangi saksi Adit dan AM hingga mereka jatuh terpelanting ke arah kiri.
Pada saat itu saksi Aditia ditangkap oleh anggota Polda dan dibawa ke Polsek Kuranji. Pada saat ditangkap saksi Aditia melihat AM dikelilingi oleh anggota Polda yang memegang rotan, hingga setelah itu, saksi Aditia tidak pernah lagi melihat AM.















