Sumbarkita – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang yang baru, Koswara, memulai masa jabatannya dengan langkah tegas: melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh perkara yang tengah ditangani jajarannya.
Langkah tersebut menjadi tahap awal sebelum menentukan arah kebijakan dan program kerja Kejari Padang ke depan.
“Langkah awal saya adalah melakukan evaluasi terhadap seluruh perkara yang ada di Kejaksaan Negeri Padang. Setelah evaluasi selesai, baru kita lihat seperti apa langkah ke depannya,” ujar Koswara di Padang, Sabtu (1/11/2025).
Koswara menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas dan ketertiban di Kota Padang.
“Kami tentu akan mendukung pemerintah daerah dari sisi penegakan hukum. Bersama aparat penegak hukum lainnya, kami berupaya menegakkan aturan agar Kota Padang dapat tertib, aman, dan tingkat kriminalitas menurun,” katanya.
Selain fokus pada penegakan hukum, Kejari Padang juga siap memberikan pendampingan hukum dan saran hukum kepada pemerintah daerah, termasuk dalam upaya pemulihan keuangan daerah.
“Kami siap membantu apabila pemerintah daerah membutuhkan pendapat hukum, saran hukum, atau pendampingan dalam pemulihan keuangan daerah,” ujar Koswara.
Dalam penegakan hukum yang lebih berkeadilan, Koswara memastikan akan melanjutkan program Restorative Justice (RJ) sesuai arahan Jaksa Agung. Program ini ditujukan bagi perkara ringan dengan pelaku yang baru pertama kali melakukan tindak pidana.
“Restorative Justice tetap akan dilanjutkan karena merupakan program dari Jaksa Agung. Dalam penerapannya, pelaku bisa diselesaikan dengan cara yang lebih baik, misalnya meminta maaf, mengganti kerugian, dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.
Koswara menilai pendekatan RJ menjadi bagian penting dari upaya kejaksaan menghadirkan keadilan yang humanis dan proporsional di tengah masyarakat.
Selain itu, ia juga memastikan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) tetap berjalan untuk memberikan edukasi hukum bagi pelajar di Kota Padang.
“Program Jaksa Masuk Sekolah tetap akan kita jalankan. Ke depan, kami akan melihat sekolah-sekolah mana yang belum pernah dikunjungi agar kegiatan edukasi hukum bisa dilaksanakan di sana,” tutup Koswara.












