Sumbarkita – Santri korban pencabulan oknum guru atau ustaz Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), kembali bertambah.
Sekarang total jumlah korban bertambah jadi 43 orang. Sebelumnya, korban hanya 40 orang yang tiga di antaranya mengaku disodomi.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Bukittinggi, Iptu Marjohan dalam keterangannya, Jumat (2/8).
Dia bilang penambahan data korban ini setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, korban, dan tersangka.
“Tiga orang penambahan ini terungkap dari hasil investigasi dan penyelidikan. Korban ada yang berstatus masih santri dan ada yang alumni,” sebutnya.
Para santri tersebut merupakan korban pencabulan dalam rentang tahun 2022 hingga 2024.
Selain itu, kata Marjohan, pihaknya juga melaksanakan tes kesehatan kepada pelaku ataupun korban, namun tidak ditemukan adanya penyakit yang diderita oleh pelaku maupun korban.
“Selama ini kita khawatirkan akan menyebarkan penyakit, tapi setelah dicek hasilnya tidak ditemukan penyakit berbahaya,” ungkapnya.














