Sumbarkita – Kabut asap masih menyelimuti Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (15/9/2026) malam. Kondisi udara terlihat masih berkabut dan cukup tebal di sejumlah kawasan.
Berdasarkan pemantauan kualitas udara IQAir pada Selasa sekitar pukul 21.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Kota Padang tercatat mencapai 500 atau masuk kategori “Berbahaya”.
Dalam data tersebut, polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 325,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Sementara konsentrasi PM10 tercatat 310,6 µg/m³.
IQAir juga mencatat konsentrasi PM2.5 di Padang saat itu mencapai 65,1 kali nilai panduan tahunan PM2.5 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara di Kota Padang berada pada level yang sangat buruk dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
Data prakiraan per jam IQAir menunjukkan kualitas udara masih berada pada kategori berbahaya hingga beberapa jam ke depan. Pada pukul 22.00 WIB, AQI diprakirakan berada di angka 464, kemudian 428 pada pukul 23.00 WIB, 393 pada pukul 00.00 WIB, dan 357 pada pukul 01.00 WIB.
Sementara itu, prakiraan harian menunjukkan AQI Kota Padang pada Rabu (16/9/2026) berada di angka 71 dan Kamis (17/9/2026) diprakirakan 69.
Dengan kondisi kabut asap yang masih tebal dan kualitas udara yang berada pada level berbahaya, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok rentan, serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.









