Limapuluh Kota – Ketua DPRD Sumbar, Supardi mendorong Menhir Maek jadi Destinasi Wisata Minat Khusus. Ia berkeyakinan Peradaban Maek akan menarik banyak peneliti untuk datang ke Negeri Seribu Menhir.
Melalui Rilis Humas DPRD Sumbar, Kamis (18/7/2024), Supardi mengungkapkan, bahwa Festival Maek 2024 sebagai pintu untuk memperkenalkan Maek dan Menhir ke pentas dunia karena memiliki potensi menjadi destinasi wisata minat khusus.
“Saat ini sudah hadir para pakar dari Jepang, Mesir, Australia dan Jerman, ini membuktikan Maek menjadi magnet peneliti dunia, karena banyak misteri peradaban yang harus dibuka, dan itu hanya bisa dilakukan oleh peneliti,” terang Supardi.
Menurutnya, wisata minat khusus ini akan lebih mampu untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, karena rata rata peneliti akan berada di Maek dalam waktu yang lama.
“Peneliti akan datang ke Maek, dan Payakumbuh selama berminggu minggu bahkan berbulan bulan, harapannya spent money akan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, mulai dari kuliner, transportasi, penginapan dan lain sebagainya,” jelas Supardi.
Festival Maek ini adalah mimpi yang terwujud. Sejak 10 tahun yang lalu, mimpinya tentang Maek sangat besar, karena Maek bicara tentang peradaban yang lebih tua dari Indonesia dan Minangkabau.















