Sumbarkita – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mendampingi Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, meninjau pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir bandang di Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Senin (15/12/2025).
Peninjauan tersebut juga dihadiri Wali Kota Padang, Fadli Amran, sebagai bagian dari upaya memastikan percepatan pembangunan huntara bagi warga terdampak bencana banjir bandang.
Selain Ketua DPRD Padang, sejumlah anggota DPRD Kota Padang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Ketua Komisi III DPRD Padang Helmi Moesim, serta anggota DPRD Rafdi dan Yusri Latif.
Dalam peninjauan itu, rombongan melihat langsung lokasi pembangunan huntara yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara warga korban banjir bandang, sekaligus memastikan aspek kelayakan, keamanan, dan kenyamanan hunian.
Ketua DPRD Padang, Muharlion, menegaskan dukungan DPRD terhadap langkah-langkah penanganan pascabencana yang dilakukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam pemenuhan hunian layak bagi masyarakat terdampak.
“DPRD mendukung langkah cepat Pemko menyiapkan hunian sementara bagi warga terdampak bencana. Selain itu, kami juga memastikan hunian sementara itu tetap membuat warga produktif,” ujar Muharlion.
Sebelumnya Muharlion juga meninjau pembangunan Huntara di Lubuk Buaya, Koto Tangah pada Rabu (10/12/2025) malam. Saat itu Muharlion memastikan progres Huntara berjalan lancar dan fasilitas yang tersedia layak untuk dihuni.
Huntara tersebut berada di kompleks Rumah Nelayan, tepat di belakang Kantor Camat Koto Tangah, di kawasan yang sebelumnya digunakan sebagai tempat isolasi Covid-19 di SMK 10.
Sementara itu, kehadiran Sestama BNPB Rustian di lokasi menjadi bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mengawal penanganan bencana di Kota Padang, termasuk percepatan penyediaan hunian sementara sebelum pembangunan hunian tetap dilakukan.
Pemerintah Kota Padang bersama BNPB diharapkan dapat terus bersinergi agar proses pemulihan pascabencana banjir bandang dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.













