Sumbarkita — Banjir dan longsor yang melanda Padang Pariaman meninggalkan kerusakan besar, terutama di Kecamatan Lubuk Alung dan Kecamatan Batang Anai. Di Lubuk Alung, titik terparah berada di kawasan Asam Pulau, dengan total material yang terbawa banjir dan longsor mencapai jumlah besar. Akibatnya, infrastruktur air bersih mengalami kerusakan serius.
Direktur Utama PDAM Padang Pariaman, Aznil Mardin, mengonfirmasi sedikitnya tiga unit saluran irigasi rusak dan harus segera diperbaiki.
“Saluran putus di Kampuang Koto Saranggagak. Saluran rusak di Lubang Biduak, Nagari Lubuak Pandan. Saluran Sigabue di Nagari Sungai Asam. Itu yang terparah. Jika ditetapkan semuanya, kerugian sementara diperkirakan lebih dari Rp35 miliar,” ujar Aznil pada Senin (1/12).
Ia menjelaskan bahwa banyak intake atau penampungan air turut hanyut dan hancur akibat terjangan longsor serta banjir bah. Ia menyebut bahwa kondisi medan yang rusak parah membuat proses perbaikan terkendala karena alat berat belum dapat masuk ke lokasi.
“Target kami dalam satu minggu ini semua kerusakan bisa dipulihkan. Namun, kami sangat membutuhkan bantuan alat berat dari pemerintah provinsi atau instansi terkait,” tuturnya.
Untuk memulihkan infrastruktur PDAM yang rusak, kata Aznil, seluruh tim PDAM bekerja tanpa henti.
“Kami sudah lembur tiga hari, tim dibagi per sif. Jalur banyak yang putus. Jadi, akses diperintis secara manual oleh petugas sambil menunggu alat berat,” tutur Aznil.
Meski kerusakan besar terjadi di tiga wilayah tersebut, kata Aznil, PDAM memastikan bahwa aliran air untuk daerah lainnya masih dapat diakses. Jika ada penyumbatan atau gangguan kecil, katanya, masyarakat diminta langsung melaporkan kepada petugas agar segera ditangani.
Aznil berharap dukungan cepat dari pemerintah provinsi dan lembaga terkait agar percepatan pemulihan infrastruktur air bersih dapat berjalan optimal.
“Ini situasi darurat. Kita tidak hanya mengejar pemulihan layanan, tapi juga mencegah kerusakan lanjutan. Semakin cepat alat berat masuk, semakin cepat layanan pulih,” ucapnya.










