Sumbarkita – Hujan gerimis yang membasahi Jalan Padang–Solok pada Sabtu sore (15/11/2025) menjadi awal rangkaian kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Ramboy Wibowo (25), pemuda asal Batang Arau, Kota Padang. Peristiwa itu terjadi di tikungan Lubuk Selasih, kawasan yang kerap menjadi perhatian pengendara karena kombinasi tanjakan, kelokan tajam, dan permukaan jalan yang licin.
Kepala Satlantas Polres Solok, Iptu Rido, menjelaskan kronologi kejadian secara rinci. Ramboy yang mengendarai Honda CBR 150 sedang melaju dari Padang menuju Solok. Ketika memasuki tikungan di Lubuk Selasih, ia berusaha mendahului kendaraan lain meski kondisi jalan tengah basah.
“Saat mendahului, motor slip. Pengendara kehilangan kendali dan terjatuh. Korban terpisah dari motornya dan masuk ke jalur lawan,” kata Rido.
Pada saat bersamaan, sebuah truk Hino yang dikemudikan Afrizal (55) datang dari arah berlawanan. Sopir truk disebut sudah mencoba menghindar sekuat mungkin.
“Pengemudi truk membanting stir ke kiri, tetapi karena jarak terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari,” jelasnya.
Benturan terjadi langsung pada tubuh Ramboy yang sudah terpental ke jalur truk. Ia meninggal di tempat akibat luka berat. Menariknya, sepeda motor korban tidak tertabrak dan ditemukan dalam posisi terpisah dari tubuh korban.
“Motornya tidak tertabrak truk, hanya pengendaranya. Seluruh barang bukti sudah kami amankan di Satlantas Polres Solok,” ujar Rido.
Ia menegaskan bahwa lokasi kejadian memiliki marka garis utuh—pertanda bahwa manuver mendahului tidak diperbolehkan. Dengan kondisi jalan licin setelah hujan ringan, risiko kecelakaan di jalur tersebut jauh lebih tinggi.
Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Kabupaten Solok untuk keperluan identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Kecelakaan ini kembali mengingatkan bahwa jalur Padang–Solok, terutama di kawasan tikungan Lubuk Selasih, memerlukan kehati-hatian ekstra, terlebih saat cuaca basah dan jarak pandang terbatas.











