Sumbarkita – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang, Mastilizal Aye, menegaskan bahwa momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-81 harus dimaknai dengan menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kesejahteraan bagi seluruh warga.
“Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada pemaknaan bebas dari penjajahan, melainkan harus terwujud dalam kehidupan sosial yang adil dan merata,” ujar politisi Partai Gerindra itu pada Selasa (18/8/2026).
Ia mengatakan, lembaga legislatif berkomitmen mengawal program-program yang berkaitan dengan pemenuhan hak sosial masyarakat, mulai dari jaminan kesehatan hingga penyediaan hunian yang layak bagi warga berpenghasilan rendah.
“Jangan ada lagi orang tua yang tinggal di gubuk tidak layak huni, dan jangan sampai ada warga yang terabaikan saat membutuhkan layanan medis,” tuturnya.
Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Mastilizal menyoroti pentingnya peningkatan sumber daya manusia, terutama untuk memastikan keberlanjutan masa depan generasi muda.
Menurutnya, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat juga perlu memberikan perhatian terhadap atlet berprestasi asal Kota Padang agar dapat terus mengembangkan kemampuan dan mengharumkan nama daerah.
“Pemerintah dan seluruh elemen harus memastikan anak-anak tetap bersekolah, serta atlet berprestasi tidak boleh berhenti berkarya hanya karena kendala biaya pembinaan,” katanya.
Mastilizal juga menyoroti pentingnya ketertiban umum di ruang publik. Menurut dia, masyarakat berhak menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan terbebas dari praktik yang merugikan.
“Masyarakat berhak menjalani aktivitas tanpa rasa takut, tidak dipalak saat memarkir kendaraan, tidak dirugikan saat membeli makanan, dan aman dari aksi kriminalitas di jalanan,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, ia menilai terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kota Padang.
“Guru dan kepala sekolah harus bisa menjalankan tugas mendidik dengan tenang tanpa adanya intimidasi maupun tekanan dari pihak mana pun,” tuturnya.
Ia menekankan perlindungan terhadap profesi guru menjadi bagian penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.
“Karena sesungguhnya esensi kemerdekaan itu adalah ketenangan ketika beraktivitas sehari-hari bagi setiap warga negara,” ujarnya.
Ia berharap peringatan HUT RI ke-81 dapat menjadi landasan bagi pemerintah daerah dan legislatif untuk terus menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan masyarakat.














