Ia meminta warga dan petani yang beraktivitas di lereng Gunung Singgalang yang meliputi kawasan Nagari Pakan Sinayan, Nagari Sungai Tanang, Nagari Batagak, Nagari Padang Laweh dan Nagari Cingkariang untuk menghentikan kegiatan di kebun untuk sementara waktu.
“Warga diminta agar terus waspada dengan bahaya adanya harimau liar yang berkeliaran di kebun milik warga,” kata Yulandi seperti diberitakan Antara, Sabtu (15/10/2022).
Khusus bagi masyarakat di sekitar Puncak Kabun juga diminta agar tidak nekad pergi ke ladang apalagi seorang diri.
“Kalau kurang 10 orang maka untuk sementara waktu tidak dulu pergi ke kebunnya sampai situasi sudah dirasa aman,” ucap dia.
Yulandi mengaku pihaknya telah berkomunikasi dengan BKSDA Sumbar. Dari komunikasi itu, kata dia, BKSDA Sumbar akan menurunkan tim melakukan pengawasan dan pendampingan lebih lanjut. (*)
Editor: RF Asril












