AGAM, SUMBARKITA – Tiga ekor harimau diduga masuk ke perkampungan penduduk di Jorong Koto Tinggi, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam. Diduga binatang buas itu telah menerkam seekor anjing peliharaan milik warga, Jumat (7/10/2022).
Mendapat laporan dari warga, Aparat Pemerintah Kecamatan IV Koto langsung melakukan pengawasan ke lapangan.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan IV Koto, Netty Hando mengatakan, pihaknya menemukan jejak di kawasan pertanian dan hutan di daerah itu.
Dari penelusuran tim gabungan yang terdiri dari aparat kecamatan, aparat nagari, warga dan aparat Polsek IV Koto, diduga harimau yang masuk ke perkampungan itu berjumlah tiga ekor.
Hal itu disimpulkan setelah tim gabungan menemukan jejak kaki harimau di sejumlah kawasan di Jorong Koto Tinggi dan Jorong Koto Hilalang, Nagari Balingka.
“Jejak yang ditemukan ukurannya beragam. Tidak hanya di lahan pertanian, jejaknya juga kami temukan di pematang sawah,” kata Netty seperti dikutip Kaba12.com, Jumat (7/10/2022).
Netty menjelaskan diduga hewan buas itu berasal dari habitatnya di Gunung Singgalang. Ia mengatakan ketiga ekor harimau itu terdiri dari induk dan anak-anaknya. Induk harimau diduga tengah melatihnya anaknya untuk berburu.
Pihaknya meminta masyarakat untuk berwaspada, terutama saat pergi ke ladang. Ia meminta warga untuk sementara membatasi jam kerja di ladang mulai dari pukul 07.00-16.00 WIB.
Selain itu, warga diminta segera memberikan laporan apabila melihat tanda-tanda kemunculan harimau.
“Kami sudah laporkan temuan ini ke BKSDA Resor Agam. Hal ini sudah mendapatkan perhatian lebih lanjut untuk mengantisipasi dampak yang berpotensi dialami warga,” katanya. (*)
Editor: RF Asril












