SUMBARKITA.ID — Harimau kembali menyerang sapi milik warga di Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Silareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Senin, (6/12/2021).
Menurut kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam, Ade Putra, pihaknya telah menerima laporan ternak diburu satwa liar tersebut. Pihaknya juga telah melakukan identifikasi lapangan.
“Laporannya sudah kita terima. Pemilik sapi bernama Doni,” ungkap Ade, Selasa (7/12/2021).
Ade menceritakan kronologi peristiwa itu berawal saat Doni melihat sapi di kandang yang berada sekitar sekitar 100 meter dari rumahnya.
“Sampai di kandang, pemilik sapi ini tidak menemukan 5 ekor sapi yang terdiri dari dua ekor milik dia dan tiga ekor milik saudaranya,” sebut Ade.
Ia melanjutkan, pemilik kemudian melakukan pencarian hingga berhasil ditemukan di sekitar perbukitan berjarak 300 meter dari kandang.
Kemudian, setelah dilakukan identifikasi lapangan ditemukan jejak hewan buas jenis harimau di sekitar lokasi.
Sebelumnya, dua ekor sapi milik warga di Nagari Silareh Aia, Kecamatan Palembayan dilaporkan diterkam satwa dilindungi tersebut pada Selasa (30/11/2021).
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat Ardi Andono mengatakan, sapi yang diterkam harimau tersebut berapa anak dan indukan milik warga Rano (38). Anak sapi mati, sedangkan induknya terluka.
Ia menjelaskan, usai mendapat laporan warga pihaknya langsung menurunkan tim untuk verifikasi lapangan dan penanganan pada Rabu (1/12/2021).
Pengusiran harimau dilakukan oleh pihak Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam dengan menggunakan bunyi-bunyian dari Jumat malam sampai Sabtu (4/12/2021) dini hari.
Pengusiran yang juga melibatkan warga setempat dilakukan dengan menghalau satwa ke lokasi hutan lindung dengan jarak sekitar satu kilometer dari lokasi. (bu/sk)












