Sumbarkita — Gempa tektonik magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Airhaji, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat (21/11/2025) pukul 12.15 WIB. BMKG mencatat episenter gempa berada di laut, 37 kilometer barat daya Airhaji, pada kedalaman 25 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, mengatakan gempa tersebut tergolong gempa dangkal dipicu aktivitas Sesar Mentawai.
“Berdasarkan lokasi dan kedalamannya, gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Mentawai. Masyarakat dapat merasakan getaran cukup kuat di wilayah Pesisir Selatan,” katanya dalam keterangan tertulisnya.
Ia mengatakan, di Pesisir Selatan getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. Jendela, pintu, atau dinding berbunyi. Kemudian di Tua Pejat, Solok Selatan, Sungai Penuh, Muko-Muko, getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,” tuturnya.
Suaidi menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan belum terpantau adanya aktivitas gempa susulan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh hoaks serta memastikan kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
“Pastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG,” ujarnya.
















