Jumat, 9 Oktober 2026
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
Home Advertorial

Gajah Zidan Dirantai untuk Pengamanan, Dinas Pariwisata Bukittinggi Terus Upayakan Evakuasi

Oleh : Redaksi
Minggu, 13 September 2026 | 14:57 WIB
in Advertorial
Pembiusan Zidan untuk tindakan pengobatan dan penggantian rantai kaki pada 21 Januari 2025.

Pembiusan Zidan untuk tindakan pengobatan dan penggantian rantai kaki pada 21 Januari 2025.


Sumbarkita – Video gajah Sumatera bernama Zidan yang terlihat dirantai di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi belakangan menjadi perhatian di media sosial. Potongan video tersebut memunculkan beragam tanggapan terkait kondisi gajah yang telah puluhan tahun berada di TMSBK itu.

Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Pemerintah Kota Bukittinggi memberikan penjelasan mengenai kondisi Zidan sekaligus alasan di balik langkah pengamanan yang dilakukan terhadapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi, Rofie Hendria, mengatakan Zidan telah berada di TMSBK selama kurang lebih 20 tahun. Dalam sebagian besar masa tersebut, Zidan disebut berperilaku normal dan dapat ditangani dengan baik oleh pawang maupun petugas.

“Zidan sudah kurang lebih 20 tahun di TMSBK. Selama beberapa tahun tersebut, Zidan berperilaku normal dan ditangani dengan baik oleh TMSBK,” kata Rofie, Minggu (13/9/2026).

BACAJUGA

Ketua DPRD Sumbar Dorong Guru PPPK Jadi Penggerak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Bersama Dukung Pembangunan Melalui Pajak

Persoalan mulai muncul dalam beberapa tahun terakhir. Perilaku Zidan disebut mengalami perubahan dan menjadi semakin agresif.

Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan petugas dalam melakukan penanganan. Rofie mengatakan Zidan telah beberapa kali melukai pawang dan petugas lain. Gajah jantan tersebut juga beberapa kali melukai Lia, gajah betina yang berada di TMSBK.

“Zidan juga beberapa kali melukai gajah betina Lia dan itu dikhawatirkan akan menimbulkan dampak kepada Zidan sendiri, apalagi pengunjung,” ujarnya.

Perubahan perilaku itu kemudian membuat penanganan Zidan menjadi persoalan yang harus mendapat perhatian lebih serius. Bahkan, pawang yang selama ini menangani Zidan akhirnya mengundurkan diri karena merasa tidak lagi sanggup menghadapi kondisi gajah tersebut.

“Pawang yang lama menangani gajah Zidan sampai mengundurkan diri karena tidak sanggup menangani Zidan yang semakin agresif dan makin tidak terkendali,” kata Rofie.

Bukan Keputusan Sepihak

Kondisi tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan sejumlah pihak, termasuk pengelola TMSBK, BKSDA Sumatera Barat dan dokter hewan.

Dari proses koordinasi itu, pemasangan rantai dilakukan sebagai langkah pengamanan untuk membatasi pergerakan Zidan dan mencegah terjadinya kejadian yang dikhawatirkan.

“Karena kondisi seperti itu, akhirnya Zidan dipasang rantai untuk mencegah hal-hal yang ditakutkan tadi,” ujar Rofie.

Namun, langkah tersebut bukan dimaksudkan sebagai penyelesaian jangka panjang. Pemerintah Kota Bukittinggi justru telah mendorong agar Zidan dapat dipindahkan ke lembaga konservasi yang memiliki sarana dan prasarana lebih lengkap.

Rofie mengatakan kondisi Zidan telah dilaporkan kepada Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Sumatera Barat. Persoalan tersebut juga telah disampaikan kepada tim ahli yang terlibat dalam proses sertifikasi TMSBK.

“Sudah dilaporkan kepada Kementerian Kehutanan melalui BKSDA, termasuk kepada tim ahli yang melaksanakan sertifikasi TMSBK, untuk dilaksanakan evakuasi terhadap Zidan ke lembaga konservasi yang lebih lengkap sarana prasarananya,” katanya.

Sudah Disampaikan Sejak Sebelum Video Beredar

Menurut Rofie, upaya mencari solusi terhadap kondisi Zidan juga telah dilakukan pemerintah daerah sebelum persoalan tersebut ramai di media sosial.

Pemko Bukittinggi disebut telah beberapa kali menyurati Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Sumatera Barat mengenai kondisi Zidan dan meminta agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.

Persoalan yang sama bahkan disampaikan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi ketika Menteri Kehutanan berkunjung ke TMSBK pada 2025.

“Bapak Wali Kota sudah menyampaikan langsung kepada Menteri dan Dirjen. Bapak Dirjen secara lisan juga sudah menginstruksikan jajarannya untuk menyikapi kondisi tersebut,” ujar Rofie.

Dengan demikian, menurut Pemko, kondisi Zidan bukan persoalan yang baru muncul setelah video tersebut beredar. Penanganannya telah menjadi perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait selama beberapa waktu.

Zidan Tetap Mendapat Perawatan

Di tengah sorotan terhadap kondisi Zidan, Rofie menegaskan bahwa TMSBK tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan gajah tersebut.

Perawatan, pemberian pakan dan pemantauan kesehatan tetap dilakukan. Pemasangan rantai, kata dia, merupakan konsekuensi dari kondisi perilaku Zidan yang dinilai semakin sulit dikendalikan dan pertimbangan keselamatan di lingkungan TMSBK.

“Yang paling penting, TMSBK selalu melaksanakan yang terbaik untuk Zidan, baik perawatan, makan, maupun perhatian terhadap kesehatan. Tapi kondisi seperti di atas yang menyebabkan Zidan dirantai,” kata Rofie.

Pemko Bukittinggi berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan solusi yang lebih baik. Terutama melalui penanganan bersama dengan Kementerian Kehutanan, BKSDA, dokter hewan dan pihak terkait lainnya.

Evakuasi ke lembaga konservasi dengan fasilitas yang lebih lengkap menjadi salah satu opsi yang terus didorong pemerintah daerah.

Penjelasan tersebut sekaligus diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi Zidan. Sebab, video yang beredar hanya memperlihatkan satu sisi dari persoalan yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

Bagi TMSBK dan Pemko Bukittinggi, keselamatan pengunjung, petugas dan satwa tetap menjadi pertimbangan dalam setiap langkah penanganan. Pada saat yang sama, pemerintah daerah juga berharap Zidan dapat memperoleh tempat dan penanganan yang paling sesuai dengan kondisinya.


TOPIK BKSDA SumbarBukittinggiEvakuasi Gajahgajah SumateraGajah ZidanKementerian Kehutanankonservasi satwaPemko BukittinggiRofie HendriaTMSBK Bukittinggi

Baca Juga

Ketua DPRD Sumbar Dorong Guru PPPK Jadi Penggerak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Ketua DPRD Sumbar Dorong Guru PPPK Jadi Penggerak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:00 WIB
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Bersama Dukung Pembangunan Melalui Pajak

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Bersama Dukung Pembangunan Melalui Pajak

Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:00 WIB
DPRD Sumbar Teguhkan Komitmen Membangun Sumbar yang Tumbuh dan Tangguh

DPRD Sumbar Teguhkan Komitmen Membangun Sumbar yang Tumbuh dan Tangguh

Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:00 WIB
HUT ke-81 Provinsi, Ribuan Orang Ikuti Jalan Sehat Bersama Parlemen di DPRD Sumbar, Berhadiah Motor hingga Kulkas

HUT ke-81 Provinsi, Ribuan Orang Ikuti Jalan Sehat Bersama Parlemen di DPRD Sumbar, Berhadiah Motor hingga Kulkas

Rabu, 30 September 2026 | 15:00 WIB
DPRD Sumbar dan Pemprov Sepakati Perubahan APBD 2026, Pendapatan Rp6,76 Triliun dan Belanja Rp6,95 Triliun

DPRD Sumbar dan Pemprov Sepakati Perubahan APBD 2026, Pendapatan Rp6,76 Triliun dan Belanja Rp6,95 Triliun

Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB
Ketua DPRD Sumbar Minta KWT Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Ketua DPRD Sumbar Minta KWT Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Minggu, 20 September 2026 | 09:12 WIB
Next Post
Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, AQI Capai 276

Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, AQI Capai 276

#TERPOPULER

  • Remaja 14 Tahun di Bukittinggi Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga

    Mayat Ditemukan di Ngarai Sianok Bukittinggi, Ternyata Remaja yang Hilang Sejak September

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswi SMKN 1 Padang Panjang Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Motor Kecelakaan di Sijunjung, Korban 4 Orang, 1 Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Videonya Isap Sabu-Sabu Beredar, Janda Beranak Lima di Pesisir Selatan Dibawa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Dikeroyok Tiga Orang di SPBU di Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Sudah 27.250 Orang di Riau Terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut

Sudah 27.250 Orang di Riau Terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:00 WIB
Usai Tampil di Belgia, Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Kini Dipromosikan di Belanda

Usai Tampil di Belgia, Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Kini Dipromosikan di Belanda

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:00 WIB
Siswi SD di Padang Meninggal Diduga Akibat Perundungan, Pihak Sekolah Sebut Guru Trauma hingga Takut Mengajar

Kota Padang Dikepung Kabut Asap Kiriman Sumsel-Jambi, Sekolah Terapkan PJJ 9–10 Oktober

Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:00 WIB
Tinjau Pembangunan Sekolah Pascabanjir, Wali Kota Padang Minta Fasilitas dan Antisipasi Banjir Diperkuat

Tinjau Pembangunan Sekolah Pascabanjir, Wali Kota Padang Minta Fasilitas dan Antisipasi Banjir Diperkuat

Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:29 WIB
Sungai Kampar Tercemar, Walhi Soroti Dugaan Tambang Emas Ilegal di Lima Puluh Kota

Setelah 4 Penambang Emas Ilegal Solok Selatan Tewas Tertimbun, Ekskavator Disebut Masih di Lokasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:48 WIB
Icon SK White 2__

Informasi

  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis

Alamat

Jl. Jihad Raya No.60, Kubu Dalam Parak Karakah, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat
Phone (0751) 4773713
email:
redaksi@sumbarkita.id

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Icon SK White 2__

Follow Us

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Zona Sumbar
    • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Limapuluh Kota
    • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
    • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padang
    • Kota Padang Panjang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Solok
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Dharmasraya
  • DPRD Padang
  • DPRD Pasaman Barat
  • DPRD Sumatra Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Info Loker
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • PDAM Payakumbuh
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pilkada
  • PLN
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Sumbar Flashback
  • Tekno
  • Zona Riau
  • Zona Viral

© Copyright 2025Sumbarkita.id