SUMBARKITA.ID – Dualisme kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang sempat terjadi di akhir tahun 2021. Ada Kepengurusan DPC PPP Kota Padang dibawah Kepemimpinan Maidestal Hari Mahesa dan Nikki Lauda Hariyona.
Dualisme ini mulai tampak setelah Surat Keputusan (SK) DPP PPP Pusat dengan Nomor 0358/SK/DPP/C/XII/2021 tertanggal 17 Desember 2021 yang menunjuk Maidestal Hari Mahesa sebagai ketua dan pengurusan yang sah, tidak kunjung menerima SK tersebut. Dalam konferensi pers Maidestal kepada awak media pada 27 Maret 2022 silam, ia menyebutkan DPW PPP Sumbar menahan SK tersebut walaupun sudah 3 kali diminta dengan surat resmi.
Ketua DPW PPP Sumbar, Haryadi pun membantah tudingan Maidestal. Baginya, kepengurusan DPC PPP Kota Padang yang legal itu berada dalam kepemimpinan Nikki Lauda Hariyona. Disebutkannya, dalam rapat tim formatur sebanyak 5 orang yang sudah dibentuk dalam Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kota Padang, memenangkan Nikki Lauda Hariyona dengan suara 3 banding 2.
Usai rapat tim formatur tersebut, DPW PPP Sumbar mengeluarkan surat rekomendasi ketua DPC PPP Kota Padang untuk Nikki Lauda Hariyona tanggal 30 Oktober 2021. Namun, dalam perjalanannya DPP PPP malah mengeluarkan SK untuk Maidestal. Hal ini yang diprotes oleh DPW Sumbar. Sampai akhirnya kepengurusan DPC PPP Kota Padang terpecah menjadi dua struktural. Dimana terbit juga SK yang menunjuk Dasman sebagai ketua DPC PPP Kota Padang.
Seiring waktu berjalan, DPP PPP Kota Padang akhirnya memutuskan struktur yang berada dibawah kepemimpinan Maidestal Hari Mahesa sebagai pengurus yang sah. Hal ini terlihat setelah DPP PPP menerbitkan SK Susunan dan Personalia Harian DPC PP Kota Padang masa Bakti 2021-2026 dengan nomor SK DPP PPP Nomor 0684/SK/DPP/C/VI/2022. SK ini ditandatangani langsung oleh ketua umum Suharso Monoarfa dan Sekjend M Arwani Thomafi.
Terbitnya SK DPP PPP No 0684 ini otomatis menghapus jejak polemik kepengurusan DPC PPP Padang belakangan ini.
“DPP PPP menyatakan sejak berlakunya SK 0684, maka SK No 0549 Tanggal 24 Februari 2022 Tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan DPC PPP Padang 2021-2026 berikut lampirannya dinyatakan tidak berlaku,” jelas Maidestal dalam konferensi Pers di kantor DPC PPP Kota Padang di Purus V, Rabu (6/7/2022)
Dalam SK DPP PPP Nomor 0684/SK/DPP/C/VI/2022 ini, Kepengurusan DPC PPP Padang selengkapnya; Ketua Maidestal Hari Mahesa, Sekretaris Firdaus SH, Bendahara Rio Anggara, Wasekjend Nurafitri dan Naldi Gantika, Wakil Bendahara Dwiyana PA dan Rio AF.
Wakil Ketua Bidang Fungsional; Erwin, Irwandi, Dasman, Argi Putra, Novri Hendri. Wakil Ketua Bidang Isu Strategis; Afrizal, Fri Fatria, Wenny Ratih, Khairas EP, Vhanny PH.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Dapil; Zainal Zein, Yeri Sandi, Engky Alexander, Erizal Chaniago, Abdul Aziz, Yannelita Syafyan, Harmaini Bahar, Endong SG.
Pimpinan Majelis Syariah DPC PPP Padang; Ketua Zainul Arifin, Wakil Ketua Yulmen Yulis, Nafsi M, Dewi Suryani, Sekretaris Andri Yusran, Wakil Sekretaris Hendri dan Swastaman Loeis, Anggota Septimal dan Aris Munandar.
Pimpinan Majelis Pertimbangan DPC PPP Padang; Ketua Syafril Wahab, Wakil Ketua Virza Benzani, Puji Suci K, Sekretaris Mahyudin dan Hefriyanto, Anggota Henri AM, Irma Oktavia dan Liswita.
Pimpinan Majelis Pakar DPC PPP Padang; Azhar Nuri, Wakil Ketua Murikhwan, Iswandi M, Sekretaris Irmay Henri, Wasek Yusrizal dan Randi PP, Anggota Juwendi.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan DPC PPP Kota Padang, Virza Benzani mengatakan Kepengurusan DPC di SK baru itu bisa dilihat telah mengakomodir kader PPP Padang yang sebelumnya ada di sebelah. ”
Soal pelantikan belum bisa dipastikan waktunya, karena baik DPP DPW sedang sibuk penjaringan kader-kader terbaik untuk Pemilu Serentak 2024 Pilkada dan Pileg DPR RI dan DPRD,” jelas Virza. (*)
Editor : Hajrafiv Satya Nugraha














