Sumbarkita — Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan jajaran Forkopimda memperketat koordinasi menghadapi momentum Natal dan tahun baru (Nataru). Fokus pengamanan tidak hanya tertuju pada tempat ibadah dan keramaian, tetapi juga pada antisipasi lonjakan arus lalu lintas dan pengendalian stabilitas harga kebutuhan pokok.
Hal itu menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi (rakor) persiapan Nataru yang dihadiri l oleh Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, di Palanta Wali Kota Padang pada Selasa (16/12). Rakor tersebut dihadiri oleh Wali Kota Padang, Dandim, Kabag Ops Polresta Padang, pihak Kejaksaan Negeri Padang, serta unsur TNI AD dan TNI AL.
Muharlion mengatakan bahwa antisipasi lonjakan arus masuk ke Kota Padang menjadi perhatian serius.
“Betul. Ini masa libur Panjang. tentu akan ada masyarakat dari rantau yang pulang ke Padang, atau wisatawan yang datang,” kata Muharlion saat dihubungi Sumbarkita.
Muharlion menyampaikan bahwa potensi lonjakan tersebut menuntut pengamanan titik rawan kemacetan harus dipastikan aman dan terkendali, termasuk jalur vital Singkarak–Lembah Anai.
Ia juga membahas usulan teknis dari wali kota untuk mengatasi antrean panjang di jalur tersebut.
“Dalam rapat tadi juga dibahas potensi kemacetan di jalur tersebut. Pak Wali Kota mengusulkan agar disiapkan toilet portabel di sepanjang jalur rawan macet, terutama untuk kebutuhan masyarakat jika terjadi antrean panjang. Ini sedang dicarikan solusi teknisnya,” ucapnya.
Pengendalian harga melalui operasi pasar
Kestabilan harga kebutuhan pokok juga menjadi agenda krusial yang dibahas dalam rakor tersebut. DPRD meminta Pemko Padang segera melakukan intervensi pasar.
“Dalam kondisi pascabencana dan menjelang Natal serta tahun baru, kami meminta agar dilakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok supaya tidak terjadi lonjakan yang membebani masyarakat,” ujar Muharlion.
Muharlion mengharapkan operasi pasar itu tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi berkelanjutan.
“Kalau bisa dilakukan sebelum Natal dan berlanjut sampai setelah Tahun Baru. Lokasinya bisa di kantor camat atau titik-titik strategis lainnya, tergantung kebutuhan di lapangan,” ucapnya.
Pengamanan penuh dan waspada tawuran
Perihal pelaksanaan pengamanan, Muharlion memastikan semua unsur keamanan dan pemerintah daerah dilibatkan secara penuh. Ia mengatakan bahwa pengaturan lalu lintas akan melibatkan Dishub Kota Padang dan Polresta Padang. Sementara itu, pengamanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara keseluruhan, katanya, akan didukung oleh Satpol PP, dinas terkait, dan unsur TNI, baik TNI AD maupun TNI AL.
Muharlion juga menyinggung potensi gangguan kamtibmas yang perlu diwaspadai selama masa liburan.
“Tawuran juga kami bahas. Biasanya saat libur panjang, potensi tawuran meningkat. Karena itu, titik-titik rawan juga harus diamankan agar tidak terjadi gangguan kamtibmas,” tuturnya.














