Sumbarkita – Kebakaran menghanguskan permukiman karyawan PT Incasi Raya Silaut, Camp J SJAL I, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Senin (12/1/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, seorang balita perempuan berusia tiga tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam mess yang terbakar.
Korban diketahui bernama Divya Ndruru, anak dari pasangan Elta Otofianus Ndruru dan Sonia Laia. Saat kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, korban disebut tengah tertidur di dalam rumah, sementara kedua orang tuanya diduga sedang berada di lokasi panen sawit.
Kapolsek Lunang Silaut, AKP Tri Sukra Martin, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa api dengan cepat melahap bangunan mess karyawan yang sebagian besar terbuat dari material papan.
“Kejadiannya sore hari di mess karyawan PT Incasi Raya, SJAL I. Korban seorang balita berusia sekitar tiga tahun. Balita tersebut berada di rumah yang terbakar. Diduga saat kejadian, orang tuanya sedang bekerja di lokasi panen,” ujar Tri Sukra kepada Sumbarkita, Selasa (13/1).
Kebakaran tersebut menghanguskan lima kapel mess karyawan dengan total 27 pintu, yang dihuni oleh puluhan kepala keluarga pekerja PT Incasi Raya Silaut, mulai dari mandor panen, tukang panen, karyawan harian, hingga pekerja perawatan.
Menurut Tri Sukra, kondisi bangunan yang bersifat semi permanen dengan dominasi material kayu mencapai 80 hingga 90 persen membuat api cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain. Jarak antar mess yang saling berdekatan juga memperparah situasi.
Selain itu, proses penanganan kebakaran terkendala oleh akses menuju lokasi yang cukup sulit.
“Dari Polsek ke lokasi membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam, dengan kondisi jalan tanah dan berbatu,” jelasnya.














