Sumbarkita – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Seorang pria lanjut usia bernama Barun (65) meninggal dunia setelah ditandu melewati jalan berlumpur dan rusak parah untuk mendapatkan perawatan medis.
Video yang merekam perjuangan warga menandu korban viral di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan betapa sulitnya akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.
Wali Jorong Kayu Pasak, Yoka Nofmayedi, membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan kondisi jalan yang rusak parah membuat kendaraan tidak bisa masuk ke kawasan tempat tinggal korban.
“Kondisi jalan di sana memang rusak berat. Karena tidak bisa dilalui kendaraan, warga menandu korban menggunakan kain sarung melewati jalan berlumpur. Saat itu, almarhum masih hidup, namun meninggal dunia setelah tiba di rumah anaknya,” ungkap Yoka kepada Sumbarkita, Senin (20/10/2025).
Wali Nagari Salareh Aia, Rijal Islami, menambahkan bahwa sekitar 200 kepala keluarga terdampak langsung akibat buruknya kondisi jalan tersebut.
“Jalan ini sudah lama menjadi masalah. Kami sudah berupaya agar ada perbaikan, tetapi lokasinya berada di kawasan hutan lindung, sehingga rencana pembangunan jalan tertunda dan belum terealisasi,” jelasnya.
Menurut Rijal, korban yang sedang sakit serius itu sempat dibawa dengan tandu seadanya menuju jalan utama agar bisa dijemput kendaraan. Namun, perjalanan panjang di tengah kondisi jalan yang rusak membuat upaya penyelamatan tidak berhasil.
Pemakaman almarhum sempat tertunda karena hujan deras, dan baru dilaksanakan pada Senin siang sekitar pukul 13.00 WIB di Jorong Kayu Pasak Timur.














