SOLOK, SUMBARKITA – FE (22) warga Perumahan Halaban Permai, Jorong Subarang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubuang, Kabupaten Solok menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan empat orang pria yang kini masih diburu polisi.
FE saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Tentara Kota Solok usai terluka parah akibat ditusuk dan dianiaya sejumlah orang di Pasar Raya Solok pada dini hari, Minggu (25/9/2022) sekitar pukul 01.30 WIB.
Paman korban, Salmi Hengki mengatakan keluarga telah melaporkan kejadian itu ke Polres Solok Kota. Namun hingga kini polisi belum berhasil menemukan keempat pelaku.
“Selain membuat laporan, kami juga memberikan sejumlah foto terduga pelaku ke kepolisian. Informasi terakhir yang kami terima, polisi masih melakukan penyelidikan dan melakukan pencarian,” katanya kepada Sumbarkita.id, Senin (26/9/2022).
Pengeroyokan itu, kata Salmi, diduga dipicu karena dendam. Sebab, setahun yang lalu, FE sempat bersitegang dengan sejumlah pelaku.
“Setahun lalu teman keponakan saya ini pernah bertengkar dengan pelaku, saat itu keponakan saya melerai mereka. Mungkin ini yang membuat mereka dendam kepada ponakan saya,” katanya.
Kejadian pengeroyokan, kata Hengki, terjadi setelah keponakannya keluar dari sebuah rumah makan di Pasar Raya Solok sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.
Saat keluar dari rumah makan, FE dicegat empat orang pelaku. Keempat pelaku langsung menghujani FE dengan pukulan dan juga tusukan. FE yang bersimbah darah segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Ada tujuh tusukan di tubuh keponakan saya, ada di bagian pungung, di kepala, di pinggang, dan di bagian rusuk. Kami berharap polisi segera menemukan pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal,” katanya. (*)
Editor: RF Asril













