SUMBARKITA.ID – Dua orang pria di Bukittinggi menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang di Simpang Lambau, Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. Akibat pengeroyokan itu, korban bersama seorang rekannya mengalami luka memar dan melaporkan kejadian itu ke Polres Bukittinggi.
Korban yang bernama Yogi Pratama menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/10) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu dia bersama rekannya yang bernama Pika sedang berjalan menuju kos-kosan setelah selesai bekerja.
Sesampainya di Simpang Lambau, kedua korban dipepet dua sepeda motor. Tanpa banyak bicara, pelaku bersama lima rekannya turun dari motor dan langsung melayangkan pukulan ke korban.
“Mereka mengeroyok saya dan teman saya karena pelaku menuduh saya telah membawa teman-teman yang lain untuk keluar dari tempat kerja saya sebelumnya,” kata Yogi dalam laporannya ke Polres Bukittinggi, Kamis (20/10/2022).
Sementara itu, korban Pika mengatakan, salah seorang pelaku pengeroyokan itu merupakan mantan anak juragan tempat sebelumnya ia bekerja. Dia membantah tuduhan telah mengajak teman-temannya yang lain untuk berhenti bekerja.
“Saya sudah berhenti bekerja di sana, karena memang tidak nyaman. Saya tidak terima diperlakukan seperti ini. Semoga kasus ini bisa diproses, karena saya merasa cemas dan takut kalau nanti pelaku melakukan hal yang sama,” kata Pika dalam keterangan yang dibagikan di media sosial.
Akibat pengeroyokan ini, korban Yogi mengalami sakit di bagian kepala dan bibirnya bengkak setelah mendapatkan pukulan dari pelaku. Sementara korban Pika mengalami luka memar di pipi sebelah kiri.
Dalam laporan yang dibuat ke Polres Bukittinggi, korban juga menyertakan nama dan identitas para pelaku. Sementara di media sosial, korban membagikan video rekaman CCTV pengeroyokan yang dialaminya itu.
Editor: RF Asril
View this post on Instagram













