Sumbarkita — Ernita (54), warga Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Padang, menjadi salah satu penyintas banjir bandang yang melanda daerah tersebut pada Kamis (27/11). Ia bersama suami dan anak-anaknya berhasil menyelamatkan diri ke area perbukitan setelah air sungai tiba-tiba meluap dan menerjang permukiman.
Sebelum banjir datang, Ernita dan anak-anaknya duduk di depan rumah, sementara suaminya berada di dalam kamar karena kondisi kesehatannya yang masih lemah usai operasi jantung beberapa waktu lalu.
“Waktu itu saya tiba-tiba mendengar suara bergemuruh dari arah sungai. Tiba-tiba airnya meluap, air masuk ke rumah, saya panik. Saat itu yang saya pikirkan hanya keselamatan kami sekeluarga,” katanya kepada Sumbarkita saat ditemui di depan rumahnya, Jumat (5/12).
Saat kejadian, suaminya awalnya menolak untuk pergi meski sudah diajak berkali-kali karena baru selesai menjalani operasi jantung. Beruntung seorang warga datang dan memaksa suaminya keluar rumah sehingga mereka dapat menyelamatkan diri menuju perbukitan di belakang rumah.
“Belum lama kami tiba di lokasi pelarian, terdengar bunyi longsor. Di dekat itu juga ada aliran sungai lain yang ikut meluap. Merasa tidak aman, kami kembali berpindah ke lokasi lain yang jauh dari aliran air,” ujarnya.
Malam itu, Ernita bersama warga lainnya bertahan hingga pagi hari di kawasan perbukitan.
“Keesokan paginya petugas penyelamat tiba dan mengevakuasi warga menggunakan tali untuk menyeberangi aliran air yang masih kuat,” katanya.
Ernita menyebutkan warga yang selamat sempat mengalami trauma, terutama anak-anak. Namun kondisi mereka perlahan mulai pulih.











